Home Headline Sikat Semeru 2026: Polres Ponorogo Ungkap 11 Kasus Kriminalitas, 14 Pelaku Ditangkap!

Sikat Semeru 2026: Polres Ponorogo Ungkap 11 Kasus Kriminalitas, 14 Pelaku Ditangkap!

0

​KOTA, Media Ponorogo — Kerja keras jajaran Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo dalam memberantas tindak kejahatan buahnya manis, Lur! Dalam kurun waktu 12 hari pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026 (10–21 Oktober 2026), Polres Ponorogo berhasil membongkar belasan kasus kriminalitas yang meresahkan warga.

​Konferensi pers pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ponorogo, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., di Ruang Aula Wengker Polres Ponorogo.

Operasi ini difokuskan untuk menindak tegas kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor) serta aksi premanisme demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

​Capaian Angka Operasi Sikat Semeru 2026
​📌 Total Kasus Terungkap: 11 Kasus
​📌 Tersangka Diamankan: 14 Orang
​📌 Rincian Perkara: 2 Kasus Curas/Pencurian
Berat & 12 Kasus Curanmor

​Modus Operandi Menonjol: Nyamar Pakai Sarung Hingga Bobol Rumah

​Dalam pemaparannya, pihak kepolisian mengungkap beberapa modus kejahatan yang terbilang nekat dan beragam:

​Modus Pencurian Gabah (Kerugian Rp137 Juta):
Terjadi di 2 TKP. Tiga orang tersangka nekat menyamar sebagai “orang dalam” dengan mengenakan sarung dan atribut khas untuk mengelabui warga setempat.

Saat situasi aman, dua rekannya mengangkut gabah ke kendaraan yang sudah disiapkan. Total kerugian korban menembus Rp137 juta!

​Pembobolan Rumah di Sukorejo (Gondol Emas 209 Gram):

Dua tersangka berhasil masuk dengan cara membobol bagian belakang rumah korban. Pelaku mengacak-acak isi rumah dan menggasak perhiasan emas seberat 209,72 gram serta uang tunai Rp1 juta.

​Curanmor Makin Marak (12 Kasus):
Kasus pencurian kendaraan motor menjadi yang paling mendominasi. Modus para pelaku bervariasi, mulai dari mengincar motor yang kuncinya tertinggal/tergantung, memanfaatkan situasi sepi, hingga merusak kunci kontak menggunakan alat khusus.

​Komitmen Polres Ponorogo
​Kapolres Ponorogo menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus berkomitmen memberantas segala bentuk tindakan kriminal tanpa pandang bulu.

Transparansi juga ditunjukkan melalui pameran barang bukti berupa perhiasan emas, kendaraan hasil curian, dan alat kejahatan di hadapan awak media.

​”Kegiatan operasi sikat ini bertujuan untuk menekan dan memberantas kejahatan, khususnya 3C yaitu curas, curat, dan curanmor, serta premanisme, demi memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Ponorogo,” tegas AKBP Damus Asa. (mny)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here