KOTA, Media Ponorogo — Pesta demokrasi pelajar di MAN 2 Ponorogo mencapai puncaknya pada Rabu, 9 September 2026.
Madrasah ini menggelar pemungutan suara secara langsung untuk memilih nahkoda baru Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) Periode 2026/2027.
Berlangsung meriah di GOR madrasah, proses pencoblosan ini terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ponorogo.
Apresiasi KPU Ponorogo: Cetak Pemilih Pemula yang Melek Demokrasi
Hadir langsung dalam perhelatan akbar ini, Arwan Hamidi dari Divisi Teknis KPU Kabupaten Ponorogo, memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya Pemilihan OSIM (Pemilos) di MAN 2 Ponorogo.
Ia menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata pendidikan politik yang sangat baik bagi pemilih pemula.
Dalam arahannya, Arwan mengajak para siswa untuk bangga lahir, besar, dan bersekolah di Ponorogo serta MAN 2 Ponorogo.
Mengingat sejarah besar daerah ini sebagai tanah kelahiran para pemimpin bangsa—termasuk merujuk pada tokoh besar KH. Oemar Said Tjokroaminoto tempat Bung Karno menimba ilmu orasi—ia berharap MAN 2 Ponorogo yang merupakan salah satu sekolah tertua terus melahirkan kader pemimpin handal, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Lebih lanjut, KPU Ponorogo menekankan bahwa pemilu tingkat madrasah ini merupakan sarana penting untuk melatih kepemimpinan, berorganisasi, membangun teamwork, serta menempa kapasitas diri agar siswa siap menghadapi tantangan di dunia nyata kelak.
Pesan Kepala MAN 2 Ponorogo: Menjunjung Tinggi Sportivitas
Kepala MAN 2 Ponorogo, Agung Drajatmono, M.Pd., menyambut baik kehadiran KPU Ponorogo serta antusiasme seluruh warga madrasah. Ia menegaskan bahwa Pemilos bukan sekadar agenda seremonial, melainkan laboratorium karakter bagi peserta didik.
”Ada yang menang dan ada yang kalah, itu suatu hal yang biasa dan tidak boleh menjadi bibit permusuhan,” pesan Agung, seraya menekankan agar pihak yang nantinya terpilih wajib merangkul kandidat lain demi memajukan madrasah bersama-sama.
Rangkaian Proses: Puncak Pemilihan Usai Tuntasnya Tahapan Debat
Pencoblosan langsung hari ini menjadi muara dari rangkaian panjang dinamika demokrasi siswa.
Sebelumnya, tensi dan semarak perhelatan telah lebih dulu memanas melalui tahapan awal hingga debat terbuka kandidat yang mempertemukan tiga calon ketua OSIM:
Kandidat 01: Gabriel Ilyasa A. (Kelas XI-12)
Kandidat 02: Amru Mubarak (Kelas XI-13)
Kandidat 03: Nazhera Ahfan Mageda (Kelas XI-7)
Ketiga kandidat sempat melalui uji gagasan yang ketat, mulai dari pemaparan visi-misi, pertanyaan kritis dari jajaran Wakil Kepala Madrasah terkait strategi pengelolaan ekstrakurikuler dan penangkalan hate speech, hingga adu argumen yang disoraki riuh oleh ratusan suporter di arena debat.
Dengan dilaksanakannya pencoblosan langsung oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan pada Rabu (9/9/2026) ini, MAN 2 Ponorogo kembali membuktikan konsistensinya dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat sejak dini. (mas)

















































