BABADAN, Media Ponorogo – Sungguh tak habis pikir, ke mana hilangnya hati nurani dan rasa kemanusiaan sebagian orang tua.
Di saat banyak pasangan di luar sana mendambakan kehadiran seorang buah hati, sesosok bayi jenis kelamin laki-laki tak berdosa di Ponorogo justru harus menerima nasib yang begitu memilukan.
Warga Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, mendadak digemparkan oleh penemuan jasad bayi yang sudah membusuk di dalam selokan penuh sampah di lingkungan permukiman warga pada Sabtu (16/5/2026).
Bayi malang yang diperkirakan baru berusia beberapa hari itu dibuang begitu saja, terbungkus kantong plastik hitam di antara tumpukan limbah sampah.
Berawal dari Bau Menyengat di Selokan Desa
Tragedi ini pertama kali terungkap saat warga sekitar mulai merasa terganggu dengan bau busuk yang sangat menyengat.
Tak menyangka akan menemukan pemandangan yang menyayat hati, warga mencoba menelusuri sumber bau tersebut ke arah selokan.
Perangkat Desa Trisono, Prayetno, menceritakan bagaimana kronologi awal penemuan memilukan yang seketika menyelimuti desa dengan rasa duka dan amarah tersebut.
“Penemuan jasad bayi ini berawal saat warga mencium bau busuk yang sangat menyengat dari arah selokan. Setelah ditelusuri dan dicek, warga menemukan ada plastik hitam yang mencurigakan. Ketika dibuka, ternyata isinya jasad bayi,” ungkap Prayetno dengan nada prihatin saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Kabar duka ini langsung menyebar cepat. Ratusan warga yang diselimuti rasa penasaran sekaligus iba berbondong-bondong memadati lokasi kejadian, hingga membuat jalanan desa sempat tersendat. Banyak warga yang tak kuasa menahan kesedihan melihat nasib tragis sang bayi.
Polisi Buru Orang Tua yang Tega Membuang Darah Dagingnya
Petugas dari Polres Ponorogo yang tiba di lokasi langsung bergerak cepat memasang garis polisi dan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dengan penuh hati-hati, petugas mengevakuasi jasad suci yang telah ternoda oleh kekejaman orang tuanya sendiri dari dalam selokan penuh sampah.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jasad bayi yang masih berada di dalam bungkus plastik tersebut langsung dibawa menggunakan mobil ambulans ke RSUD dr. Harjono Ponorogo.
Tim medis akan melakukan otopsi mendalam untuk mengetahui jenis kelamin serta penyebab pasti kematian bayi malang tersebut. (mny/ist)















































