KOTA, Media Ponorogo – SMKN 2 Ponorogo sukses menggelar prosesi pelepasan dan penyerahan kembali 525 siswa kelas XII kepada orang tua wali murid, Selasa 12 Mei 2026.
Mengangkat tema besar “Masa Depan Dimulai Pada Hari Ini”, acara yang berlangsung di halaman sekolah tersebut menjadi bukti nyata kesiapan lulusan SMK dalam bersaing di kancah global.
Laporan kelulusan tahun ajaran 2025/2026 menjadi kado manis bagi seluruh warga sekolah.
Tercatat, 525 peserta ujian dari empat program keahlian yakni Komputer dan Jaringan (TKJ) 61 siswa, Kompetensi Keahlian Usaha Layanan Wisata (ULW) 32 siswi, Kompetensi Keahlian Perhotelan 66 siswa, Kompetensi Keahlian Kuliner 133 siswa, Kompetensi Keahlian Tata Kecantikan Kulit dan Rambut 93 siswi, dinyatakan lulus seratus persen.
Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan buah dari kedisiplinan selama tiga tahun menempuh studi.
Tak hanya unggul secara kuantitas, raihan akademik para siswa pun tergolong moncer.
Sekolah memberikan penghargaan kepada siswa-siswi dengan nilai terbaik di masing-masing bidang keahliannya. TKJ (Felicia Cindy Cintika), Usaha Layanan Wisata (Lintang Dwi Ramadani).
Perhotelan (Dani Ahmad Dwi Asprovit), Kuliner (Wanda Amalia Nur Rahmawati), Tata Kecantikan Kulit dan Rambut (Nisma Briliandra Putri), Desain Produksi Busana (Sativa Mufida).
Selain nilai akademik, penghargaan juga diberikan kepada siswa yang memenangkan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) di tingkat provinsi.
Aura Keysia Mahayu (Juara 1 LKS Provinsi bidang Tourism Industry tahun 2025).
Lintang Dwi Ramadani (Juara 1 LKS Provinsi bidang Tourism Industry tahun 2026).
Nisma Briliandra (Juara 2 LKS Provinsi bidang Beauty Therapy tahun 2026).
Kepala SMKN 2 Ponorogo, Suryanto, S.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya visi bagi para lulusan.
Ia mengingatkan bahwa kesuksesan bukan hasil sulap, melainkan sebuah proses panjang.
“Tentukan target dan tujuan. Jangan takut bermimpi setinggi-tingginya, karena mimpi itulah yang memberi energi untuk mewujudkannya,” tegasnya di hadapan para wisudawan.
Menariknya, momen wisuda ini bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Suryanto sejak dilantik di Grahadi setahun silam.
Gebrakan paling nyata terlihat dari keterserapan lulusan di dunia industri.
Belum juga ijazah di tangan, sebanyak 35 siswa dipastikan bakal segera bertolak ke Negeri Sakura untuk program magang.
Rinciannya, 20 siswa melalui LPK Fuji Academy Singaraja dan 15 siswa melalui LPK Omoiyari Gresik.
“Ini adalah bukti bahwa kurikulum yang kami terapkan relevan dengan kebutuhan industri global,” imbuh Suryanto.
Selain jalur kerja, sekolah juga sukses mengantarkan 14 siswa menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNBP dan SPAN PTKIN.
Acara ditutup dengan prosesi penyerahan kembali siswa kepada orang tua yang diwakili oleh pengurus komite sekolah.
Komite sekolah, Dr. H. Syarifan Nurjan, MA., menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas dedikasi seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah mendampingi perkembangan siswa selama menempuh pendidikan.
Dengan bekal skill mumpuni dan mentalitas yang telah teruji, 525 alumni baru SMKN 2 Ponorogo ini kini siap menapakkan kaki di fase kehidupan yang sesungguhnya. (mas)















































