Home Daerah Hujan Deras di Kabupaten Ponorogo Sebabkan 2 Plengsengan, Panjang 30 m, Tinggi...

Hujan Deras di Kabupaten Ponorogo Sebabkan 2 Plengsengan, Panjang 30 m, Tinggi 50 m & 1 Bronjong Ambrol, Munggu, Bungkal

0

PONOROGO – Tanah longsor, plengsengan sepanjang 30 meter, tinggi 50 meter, plengsengan sepanjang 8 meter dan plengsengan dam sembung serta bronjong di desa Munggu Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo, Senin  (23 Maret 2020) pukul 07.00 WIB, ambrol akibat hujan deras.

Bhabinkamtibmas Desa Munggu Bripka Iswahyudi bersama Babinsa dan Kedes mendatangi TKP Kejadian tanah longsor/Dam dan plengsengan di wilayah Desa Munggu Kecamatan Bungkal.

“Lokasi kejadian Longsor di Dusun Sumberjo, Desa Munggu plengseng ambrol sepanjang kurang lebih 30 meter tinggi 50 m dan dua tiang listrik roboh menutup jalan antar Dukuh di Desa Munggu Kec Bungkal kirmat kurang lebih 60 jt,” kata Bripka Iswahyudi.

Selain itu Bronjong pengaman jalan ambrol sepanjang 10 meter dan badan jalan yang retak sepanjang 25 meter, lokasi lingkungam Pemukiman Galih Dukuh Munung Desa Munggu. Kerugian diperkirakan kurang lebih 200 jt

Kemudian Plengseng Dam Sembung ambrol sepanjang 8 meter Dusun Munung Desa Munggu. Kerugian kurang lebih 50 jt.

Kronologi lanjut Bripka Iswahyudi?
hujan dengan intensitas tinggi, pada hari Minggu malam hingga Senin dini hari.

Mengakibatkan plengseng pengaman jalan antar dusun di Lingkungan Jati Dukuh Sumberjo Desa Munggu Kec Bungkal, Brongong pengaman jalan Ambrol di lingkungan Galih Dukuh Munung Ds Munggu Bungkal
Dan ambrolnya plengseng sayap Dam Sembung Desa Munggu .

“Kejadian bencana alam di tiga titik lokasi tersebut terjadi pada tengah malam (Senin dini hari),” ujarnya.

Dampak dari bencana tersebut, Dua tiang listrik jaringan/tegangan tinggi roboh, Satu menutup jalan dan satu roboh ke ladang warga. Warga dari 4 RT ketakutan melintas dan roda 4 belum bisa melintas/melewati.

“Plengsengan yang baru dibangun 2019 akir ambrol , dengan ambrolnya bronjong batu akan mengancam badan jalan antar Dusun karena terus tergerus aliran sungai. Dan juga mengancam pemukiman warga. Untuk sayap dam sembung akan mengancam persawahan warga,” pungkasnya. (mny).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here