Home Daerah Melawan, kaki Komplotan Pembobol Brangkas Alfamart di dor Polisi

Melawan, kaki Komplotan Pembobol Brangkas Alfamart di dor Polisi

139
0

PONOROGO – Tim gabungan Polres Ponorogo, Madiun dan Wonogiri berhasil membekuk komplotan spesialis dugaan pelaku pembobol brangkas toko Alfamart di desa Gundik Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo beberapa waktu yang lalu.

Lima dari enam anggota komplotan berhasil dilumpuhkan dan sebelumnya terjadi aksi kejar-kejaran, sebelum kelima pelaku dilumpuhkan kakinya dengan timah panas oleh Polisi.

Sempat terjadi kejar-kejaran, dan akhirnya mobil itu berhasil dihentikan setelah tim gabungan menembak ban mobil tersebut. Namun saat disergap, komplotan pencuri tersebut menyerang tim gabungan. Tak ingin buruannya lolos, tim ini melesatkan tembakan ke arah kaki para pencuri hingga akhirnya mereka menyerah.

“Dari enam pelaku, lima berhasil kami tangkap, satu lainnya masih dalam pengejaran,” kata KBO Satreskrim Polres Ponorogo, Iptu Hariyadi, Kamis (12/9/2019).

Dari identifikasi yang dilakukan, lima pelaku itu semuanya berasal dari Gresik. Lima pelaku itu bernama Slamet Riyadi, Imam, Lutfi, Lukman dan Sajidi. Sedangka satu DPO yang masih dikejar diketahui bernama Gunawan.

“Untuk DPO, keberadaannya sudah kami identifikasi. Tim sudah bergerak mendekat,” tutur Hariyadi.

Dari lima pelaku yang diringkus, dua pelaku digelandang ke Mapolres Wonogiri, Jawa Tengah serta dua pelaku dibawa ke Mapolres Madiun. Sedangkan satu pelaku atas nama Slamet Riyadi, diborgol menuju Mapolres Ponorogo.

Menurut Hariyadi, pelaku Slamet Riyadi (41 thn) teridentifikasi melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) di Alfamart Gundik, Slahung, Ponorogo, pada 27 Agustus 2019. Slamet saat itu bersama Imam, Lutfi dan Gunawan.

Menurutnya, mereka membobol Alfamart dengan cara menjebol tembok dengan linggis. Setelah berhasil masuk, mereka menguras mengambil uang dalam laci maupun brankas. Selain itu, mereka mencuri sejumlah rokok.

“Saat itu, mereka berhasil mencuri uang Rp 19 juta. Tapi jika ditotal dengan barang lain yang mereka curi, jumlah kerugian sekitar Rp 34 juta,” pungkasnya. (mny).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here