Home Birokrasi Bupati Ipong Pimpin Upacara Peringatan HUT Koperasi ke 72, “Reformasi Total Koperasi...

Bupati Ipong Pimpin Upacara Peringatan HUT Koperasi ke 72, “Reformasi Total Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0”

173
0

PONOROGO (MP) – Bupati Ipong Muchlissoni memimpin langsung upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Koperasi ke 72, Senin  (29/07/2019) pukul 09.00 Wib di Sentral Industri Jalan Trunojoyo Kelurahan Tambakbayan Kabupaten Ponorogo.

Upacara Peringatan HUT Koperasi ke 72  Kabupaten Ponorogo Tahun 2019 mengambil tema Reformasi Total Koperasi di Era Revolusi lndustri 4.0 di selenggarakan oleh Dinas Perdakum Kabupaten Ponorogo  Addin  Andhanawarih, S.Sos. MM selaku Kadin Perdagkum Ponorogo dan  di ikuti sekitar 200 orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati  Drs. H. Ipong Muchlissoni, Wakil Bupati Ponorogo Drs. Sudjarno, M.M, Dandim  0802/Ponorogo
di Wakili Pasilog Kapten Inf Supriyono, Kapolres Ponorogo diwakili Kasubaghumas Iptu Edy Sucipta, Kabid kelembagaan Propinsi Jatim  Cepi Sukun Laksmana. SH.MM, Dekompinwil Wilayah Jatim Tri Harsono, Sekda Kab. Drs. Agus Pramono MM, Kasdis Perdagkum Kab.Ponorogo Addin  Andhanawarih, S.Sos. MM, Kepala Dekopinda Kab.Ponorogo  Prijono Budhi SH., SKPD/OPD dan Tamu Undangan lainnya.

Dalam amanatnya Bupati Ipong Muchlissoni menyampaikan, tema Hari Koperasi Nasional tahun ini adalah Reformasi Total Koperasi di Era Revolusi lndustri 4.0.

“Saat ini kita tengah berada pada era dimana digitalisasi dan Artificial Intelligence (Al) mawarnai kehidupan industri yang merembet pada perilaku keseharian masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, Koperasi di lndonesia harus memiliki kesiapan dan bekaI sumber daya yang handal yang didasari oleh tekad untuk siap berubah daIam mensikapi tantangan kekinian.

“Hal Ini sejalan dengan arahan pidato Bapak Prasiden RI pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke 71 pada Tahun 2018 tuhun lalu,” katanya.

Selain itu, tantangan baru yang dihadapi oleh dunia perekonomaian kita tidak hanya sekedar mengubah cara berbisnis dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi semata, namun menyangkut persoalan mindset dan juga perubahan dalam sistem tata kelola.

“Dalam konteks Ini, maka koperasi harus melakukan reformasi total terhadap sistem kepranataan yang sudah berjalan selama ini,” terangnya.

Dijelaskan,  Reformasi total yang telah dijalankan dalam rentang waktu lima tahun terakhir ini, pada dasarnya mendorong koperasi untuk dapat beradaptasi dan bertransformasi daIam menghadapi Iingkungan yang senantiasa berjalan dinamis.

“Insan koperasi disiapkan untuk mempunyai kreativitas dan inovasi yang tinggi untuk mata organisasi dan strategi bisnisnya,” ucapnya.

Untuk itu lanjut Ipong,  koperasi sudah saatnya memanfaatkan teknologi digital dengan menggunakan platform e-commerca, aplikasi retail online dan pengembangan aplikasi-aplikasi bisnis Iainnya.

Dengan demikian diharapkan gerakan koperasi dapat merangkul generasi milenial. yang saat ini jumlah mereka telah mencapai sepertiga dari totalitas penduduk Indonesia.

Sementara sambutan dari Kementerian Koperasi dan UKM memiliki tiga kebijakan yang telah dilaksanakan untuk mereformasi total koperasi, yaitu  Pertama, Reorentasi yaitu merubah mindset dari orientasi pada jumlah (kuantitas) menjadi mutu (kualitas), sehingga kebijakan lebih diarahkan untuk memperkuat mutu koperasi.

Kedua, Rehabilitasi telah dilakukan penguatan sistem database koperasi, sehingga koperasi yang terdata hanya yang benar-benar sehat saja. Berdasarkan data sampai bulan Juni 2019 tercatat sebanyak 126.343 unit menurun jumlahnya dari data Tahun 2014 yang sebesar 212.570 unit.

Dan Ketiga, Pengembangan, yaitu meningkatkan kapasitas koperasi sebagai badan usaha berbasis anggota yang sehat, kuat, mandiri dan tangguh. Saat ini koperasi telah berhasil memasuki  bursa efek, penyalur kredit usaha rakyat (KUR), masuk peringkat  1 dunia pada kategori usaha jasa lainnya, dan peringkat 94 untuk 300 koperasi besar dunia.

“Kita berharap agar gerakan koperasi di Indonesia mampu menjawab tantangan jaman dan bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya, mari kita kobarkan semangat dengan menjadikan koperasi sebagai kekuatan untuk memajukan pemerataan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Usai uparaca dilanjutkan, kegiatan Persembahan Seni Reog Ponorogo “Sardulo Among Gati” dari Karyawan/Wati BRI kantor cabang Ponorogo. (mny)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here