Home Budaya Cetak Sejarah Baru, Debut Perdana Reog Jugo Joyo Manggolo SMPN 2 Balong...

Cetak Sejarah Baru, Debut Perdana Reog Jugo Joyo Manggolo SMPN 2 Balong Sukses Pukau Panggung FRR XXII

0

BALONG, Media Ponorogo – Grup Reog Jugo Joyo Manggolo dari SMPN 2 Balong sukses menyuguhkan pagelaran yang luar biasa dan memikat pada Festival Reog Remaja (FRR) XXII.

Meskipun berstatus sebagai tim debutan yang baru pertama kali meramaikan ajang bergengsi ini, penampilan puluhan siswa-siswi tersebut berhasil menghipnotis penonton yang memadati Alun-Alun Ponorogo, Senin malam (8/6/2026).

Istimewanya lagi, tampil sebagai nomor undian 11 di hari kedua, Reog Jugo Joyo Manggolo disaksikan langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H.

Di hadapan orang nomor satu di Bumi Reog tersebut, mereka tampil lepas, bertenaga, dan penuh penghayatan.

Rasa haru dan bangga luar biasa tidak dapat disembunyikan dari raut wajah segenap keluarga besar sekolah.

Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi lembaga pendidikan yang berbasis di Kecamatan Balong tersebut.

“Alhamdulillah, saya sangat terharu dan bangga atas penampilan anak-anak malam ini. Ini adalah pertama kalinya SMP Negeri 2 Balong ikut serta dalam Festival Reog Remaja,” ungkap Arif Sudarminto, S.Pd., M.Pd Kepala Sekolah SMPN 2 Balong, saat ditemui usai pertunjukan.

Selama ini, SMPN 2 Balong memang telah dikenal luas sebagai gudangnya prestasi di bidang seni tradisi, khususnya karawitan dan pedalangan.

“Kehadiran grup Reog Jugo Joyo Manggolo malam ini melengkapi itu semua. Ini membuktikan bahwa anak-anak kami memiliki talenta seni yang luar biasa dan menyeluruh,” imbuhnya.

Filosofi Nama dan Kilatnya Masa Persiapan

Menariknya, nama Reog Jugo Joyo Manggolo diusung untuk mengangkat kearifan lokal serta menghormati leluhur babad tanah yang kini ditempati sekolah.

“Jugo itu terinspirasi dari nama dukuh setempat. Sedangkan Joyo Manggolo bermakna harapan agar anak-anak hebat ini bisa membawa kejayaan bagi SMPN 2 Balong,” tutur Arif.

Performa apik yang disuguhkan di atas panggung utama ini lahir dari proses yang sangat cepat dan intensif.

“Bayangkan saya resmi menjabat sejak serah terima jabatan pada 7 Mei 2026, sehari setelahnya kami berani putuskan untuk manggung di FRR,” ungkapnya.

Tim Reog Jugo Joyo Manggolo hanya memiliki waktu persiapan tepat satu bulan.

Memulai latihan sejak 8 Mei lalu, mereka menggenjot porsi latihan sebanyak 25 kali demi memberikan penampilan terbaik pada 8 Juni malam.

Sebanyak 70 personel yang terdiri dari penari, pengrawit, hingga vokalis digerakkan dalam proyek besar ini. “Seluruhnya murni merupakan siswa-siswi SMPN 2 Balong,” tegasnya.

Sektor pemusik dan vokal diperkuat oleh grup Karawitan Jugojoyo Laras, grup andalan sekolah yang rekam jejaknya sudah sering menyabet gelar juara di tingkat Kabupaten Ponorogo. “Latihan siang, sore, malam kami lakukan secara full,” tambahnya.

Dukungan Penuh Lintas Sektoral dan Komite Sekolah

Suksesnya penampilan perdana ini tidak lepas dari solidnya gotong royong dan dukungan penuh dari berbagai pihak.

Mulai dari jajaran Camat Balong, SMP dan MTs se-Kecamatan Balong, keluarga besar PGRI Balong, hingga internal sekolah sendiri.

Apresiasi tinggi juga datang dari Komite Sekolah yang dikomandani oleh Suparno, M.Pd.

Menurutnya, apa yang ditunjukkan oleh para siswa di atas panggung adalah sebuah capaian yang luar biasa untuk sebuah tim yang baru pertama kali merintis.

“Luar biasa, karena ini baru pertama kali tampil, kami dari Komite Sekolah sangat mengapresiasi penampilan dari putra-putri kita. Sejak awal, komite sangat mendukung penuh langkah sekolah untuk ikut serta dalam festival ini,” ujar Suparno.

Menatap ke depan, pihak komite dan sekolah sepakat untuk tidak langsung berpuas diri. Evaluasi matang, terutama mengenai ritme, kecepatan (speed) dalam tarian, serta kekompakan, akan terus ditingkatkan agar ke depan bisa tampil jauh lebih matang.

“Untuk ke depannya, kita akan persiapkan lebih awal lagi, sehingga penampilan, kecepatan, dan estetikanya bisa lebih bagus. Kami juga berterima kasih atas dukungan penuh dari orang tua wali murid yang selalu mendampingi dan memberikan support luar biasa di setiap proses latihan hingga malam ini,” pungkas Suparno.

Dengan debut yang memukau ini, SMPN 2 Balong tidak hanya sukses mencatatkan namanya dalam sejarah FRR Ponorogo, tetapi juga menegaskan komitmennya sebagai salah satu lembaga pendidikan yang konsisten menjaga dan merawat kelestarian budaya adiluhung Reog Ponorogo di kalangan generasi muda. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here