Home Budaya Reog Taruno Adi Luhung Tampil Megah & Penuh Pesona di Panggung FNRP...

Reog Taruno Adi Luhung Tampil Megah & Penuh Pesona di Panggung FNRP XXXI: SMAN 1 Babadan Sekolah Pencetak Generasi Berbudaya

0

BABADAN, Media Ponorogo – Taruno Adi Luhung dari SMAN 1 Babadan sukses atraktif dan megah dalam Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI di Panggung utama Alun-Alun Ponorogo.

Tampil pada malam kedua, delegasi SMAZABA ini mampu menghipnotis ribuan pasang mata yang memadati area festival.

Berada di nomor urut penampilan 14, para seniman muda kebanggaan SMAN 1 Babadan ini menyuguhkan pementasan yang energik, kompak, dan sarat akan nilai seni budaya tingkat tinggi.

Dari awal hingga akhir pertunjukan, Taruno Adi Luhung memamerkan garapan seni yang sangat matang.

Perpaduan harmonis antara gerak tari yang dinamis, iringan musik yang rancak, serta atraksi para pembarong yang luar biasa memukau, menjadi bukti nyata eksistensi SMAN 1 Babadan dalam melestarikan budaya asli Bumi Reog.

Gemuruh dukungan dari suporter—yang terdiri dari siswa, guru, serta keluarga besar sekolah—semakin membakar semangat para penampil di atas panggung.

Dedikasi dan Kerja Keras di Balik Layar

Kesuksesan penampilan malam itu tentu tidak lepas dari kerja keras tanpa lelah.

Kepala SMAN 1 Babadan, Drs. Mukh. Aslam Ashuri, MM, melalui Waka Kesiswaan sekaligus Ketua Reog Taruno Adi Luhung, Drs. H. Bambang Wijanarko, M.Si, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran pementasan tersebut.

“Alhamdulillah, kami sudah tampil sukses meskipun ada beberapa kendala. Mudah-mudahan mendapatkan hasil yang terbaik. Secara keseluruhan, kami mengerahkan 101 personel yang terdiri dari pengrawit, wiraswara, penari jathil, warok, hingga pembarong,” ungkap Bambang Wijanarko saat dikonfirmasi oleh wartawan.

Di balik kemegahan durasi pementasan, tersimpan kisah kedisiplinan luar biasa dari para siswa.

Mereka melakoni kurang lebih 25 kali latihan intensif di tengah padatnya jadwal akademik.

Para siswa harus membagi waktu dengan sangat ketat; setelah pulang sekolah pukul 15.00 WIB, mereka langsung memulai latihan hingga Maghrib, dilanjutkan dengan sesi malam hingga pukul 22.00 WIB.

Keikutsertaan SMAN 1 Babadan dalam ajang bergengsi berskala nasional ini bukan sekadar ajang unjuk gigi, melainkan manifestasi dari pendidikan karakter yang ditanamkan oleh sekolah.

Beberapa nilai luhur dan tujuan branding yang diusung SMAZABA melalui ekstrakurikuler Reog ini antara lain:

Pendidikan Karakter Nyata: Mengajarkan siswa tentang nilai kedisiplinan, manajemen waktu, kerja sama tim, dan tanggung jawab yang tinggi.

Pelestarian Budaya: Menanamkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya tak benda milik Kabupaten Ponorogo.

Wadah Eskpresi & Pengalaman: Memberikan panggung pengalaman mental berskala nasional yang berharga bagi masa depan anak-anak.

“Anak-anak telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan penuh percaya diri dan tanggung jawab untuk membawa nama baik sekolah. Harapan kami, melalui eksistensi Reog Taruno Adi Luhung ini, SMAZABA semakin dikenal luas. Pada akhirnya, masyarakat dan calon peserta didik akan semakin yakin menjadikan SMAN 1 Babadan sebagai pilihan utama untuk melanjutkan pendidikan di tingkat menengah atas,” jelas Bambang.

Malam penuh kebanggaan tersebut turut disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan sekolah, termasuk Kepala SMAN 1 Babadan Drs. Mukh. Aslam Ashuri, MM, Waka Kesiswaan Drs. H. Bambang Wijanarko, M.Si, seluruh dewan guru, ribuan siswa SMAN 1 Babadan, serta masyarakat luas yang memadati Alun-Alun Ponorogo.

Penampilan memukau ini kembali menegaskan posisi SMAN 1 Babadan sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi berkarakter dan berbudaya. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here