Home Budaya Magis & Spektakuler: Sekar Mas SMPN 5 Ponorogo Sajikan Alur Dramatikal Reog...

Magis & Spektakuler: Sekar Mas SMPN 5 Ponorogo Sajikan Alur Dramatikal Reog yang Memukau di FRR XXII

0

KOTA, Media Ponorogo – Grup Reog “Sekar Mas” dari SMPN 5 Ponorogo sukses tampil di Festival Reog Remaja (FRR) XXII dalam gelaran Grebeg Suro 2026 dengan penampilan yang luar biasa dan penuh kejutan.

Tampil di malam pamungkas, grup reog SMPN 5 Ponorogo, yang dinakhodai kepala sekolah Crysna Rhany Ningrum, S.Kom ini berhasil menyihir ribuan pasang mata yang memadati alun-alun.

Reog Sekar Mas membuat Panggung Utama Alun-Alun Ponorogo bergemuruh pada Rabu malam Kamis (10/6/2026).

Sekar Mas tampil berani dengan menyuguhkan alur dramatikal yang kuat.

Sang koreografer sekaligus guru SMPN 5 Ponorogo, Nanda Cahya Ardianto Gilar, S.Pd., mengungkapkan bahwa Sekar Mas memberikan tontonan yang memiliki kedalaman makna.

“Saya berharap karya ini tidak template—bukan sekadar satu kelompok masuk lalu keluar. Ini adalah satu keutuhan karya yang bisa bercerita dan mempunyai makna mendalam. Alhamdulillah, anak-anak tampil luar biasa di luar ekspektasi saya,” ujar Nanda dengan nada bangga usai pertunjukan.

Regenerasi: 90% Pemain Baru dan Pembarong Mandiri

Dibalik megahnya tampilan malam itu, tersimpan kisah perjuangan yang mengharukan.

Pasalnya, mayoritas dari 74 personel yang tampil malam itu adalah newbie alias anak-anak yang baru pertama kali menari dan menginjakkan kaki di panggung besar Grebeg Suro.

Nanda membeberkan bahwa proses latihan intensif telah dimulai sejak sebelum bulan Ramadan, memakan waktu sekitar 3 hingga 4 bulan.

“Jujur, tahun ini 90% adalah anak-anak baru. Saya memang mencoba melakukan regenerasi total. Strateginya, saya menerapkan treatment latihan yang berbeda-beda di setiap pertemuan agar anak-anak tertarik, tidak bosan, dan selalu punya target,” jelasnya.

Hebatnya lagi, estafet budaya ini dibuktikan dengan kemandirian penuh para pemainnya.

Seluruh seniman yang tampil—bahkan hingga pembarong Dadak Merak—merupakan siswa asli dari ekstrakurikuler Reog Sekar Mas SMPN 5 Ponorogo, tanpa “bon” (meminjam) pemain luar.

Kekuatan lini pertunjukan Sekar Mas malam itu terdiri dari Jatil: 24 Penari, Warok Muda: 17 Penari, Warok Tua: 2 Penari, Ganong (Bujang Ganong): 3 Penari Klono Sewandono: 1 Penari dan Pembarong: 7 Personel. Dilengkapi dengan tim senggak dan pemusik yang solid.

Langkah berani SMPN 5 Ponorogo dalam menurunkan 90% wajah baru ini bukan tanpa alasan.

Ini adalah jawaban konkret atas tantangan dari Kepala Daerah dan Kepala Dinas Pariwisata Ponorogo yang gencar mengampanyekan regenerasi pelestarian Reog Ponorogo sejak dini.

Kesuksesan penampilan ini juga tidak lepas dari tangan dingin tim pelatih.

Di belakang Nanda Cahya, ada 5 asisten pelatih berbakat yang bahu-membahu menggembleng para siswa, yaitu: Mas Muhammad Zamroni, Mas Rifanditya Putra, Mas Adga Mustafa, Mbak Regita Ayu dan Mbak Rahma.

Menutup malam yang penuh magis tersebut, besar harapan yang digantungkan oleh keluarga besar SMPN 5 Ponorogo untuk bisa memboyong predikat juara di FRR XXII tahun ini.

“Semoga mendapatkan hasil yang paling maksimal, memuaskan, dan membahagiakan untuk kami semua. Lebih dari itu, semoga kami dari SMPN 5 Ponorogo betul-betul bisa menjaga amanah untuk meregenerasi dan melanjutkan tongkat estafet kebudayaan kesenian Reog Ponorogo ini,” pungkas Nanda penuh harap.

Dengan riuh tepuk tangan penonton yang membahana di akhir pertunjukan, Sekar Mas SMPN 5 Ponorogo telah membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tampil, melainkan sedang merawat masa depan Reog Ponorogo. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here