SAMPUNG, Media Ponorogo – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Ponorogo sukses menggelar Pengajian Akbar dan Gema Sholawat dalam rangka Haflah Akhirussanah tahun ajaran 2025/2026 yang berlangsung meriah, khidmat, dan menyedot antusiasme ribuan jamaah pada Rabu malam (20/5/2026).
Istimewanya, kegiatan religius ini menghadirkan dai kondang asal Blitar, K.H. Lukman Syafi’i, serta lantunan sholawat menyentuh hati dari Gus Farhan Li Ulil Albab yang diiringi oleh Grup Hadrah Biajmala Dzikro.
Sebelumnya, MTsN 6 Ponorogo telah melangsungkan prosesi Wisuda Purnawiyata bagi siswa kelas 9 pada siang hari.
Ribuan jamaah dan wali murid tampak memadati area sepanjang jalan Bogem Sampung depan madrasah hingga sebagian meluber ke arah timur.
Plt Kepala MTsN 6 Ponorogo, Nur Hamid M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang hadir sejak sore.
Dalam laporannya, Nur Hamid mengumumkan capaian akademis tahun ini, di mana madrasah meluluskan total 184 siswa.
“Tahun ini MTsN 6 meluluskan 184 siswa kelas 9 dengan persentase kelulusan 100 persen. Harapan kami, alumni bisa mengamalkan ilmu yang didapat selama tiga tahun di sini,” ujar Nur Hamid.
Ia menambahkan, fokus pendidikan di MTsN 6 Ponorogo tidak hanya bertumpu pada pencapaian akademik semata.
“Tak kalah penting adalah bagaimana membentuk generasi berakhlakul karimah, kuat mental dan imannya, serta menghormati orang tua dan guru. Pengajian malam ini merupakan bagian dari upaya membangun mental spiritual tersebut,” imbuhnya.
Capaian dan kontribusi MTsN 6 Ponorogo ini mendapat apresiasi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo.
Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAIS) Kemenag Ponorogo, Mahmud S.Ag M.Pd.I, yang hadir mewakili Plt Kepala Kantor Kemenag, menilai besarnya dukungan warga menjadi bukti kedekatan madrasah dengan masyarakat.
“Kehadiran jamaah yang begitu banyak malam ini menunjukkan bahwa MTsN 6 Ponorogo tetap berada di hati masyarakat,” kata Mahmud dalam sambutannya di hadapan jajaran Forkopimcam Sampung, Kepala KUA, dan para kepala desa setempat.
Mahmud juga berterima kasih atas kepercayaan para wali murid yang menitipkan putra-putrinya di lembaga ini.
Menurutnya, peminat MTsN 6 Ponorogo saat ini tidak hanya berasal dari wilayah sekitar seperti Sampung dan Sukorejo, tetapi sudah meluas hingga ke Kabupaten Magetan.
“Ini adalah ikhtiar bersama yang harus terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya oleh seluruh tenaga pendidik,” jelasnya.
Pada momen yang sama, pihak madrasah bersama Kemenag Ponorogo turut memberikan penghargaan kepada para siswa peraih nilai terbaik di bidang akademik untuk tahun ajaran 2025/2026.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Kansa Nida Silmi Hamda (kelas 9B) selaku lulusan terbaik, Adela Andini Raisa Azahra (kelas 8A), dan Arfika Octaviani (kelas 7D).
Acara kemudian dilanjutkan dengan lantunan sholawat dan pemaparan tausiah oleh KH Lukman Syafi’i mengenai pentingnya penguatan pendidikan karakter bagi generasi muda.
“Semoga kedepan MTsN 6 Ponorogo mampu mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara. Semoga mampu melahirkan pemimpin yang amanah,” doanya.
Rangkaian kegiatan Akhirussanah ini berjalan dengan tertib hingga ditutup dengan mahallul qiyam yang hikmat. (mas)
















































