KOTA, Media Ponorogo – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Mlarak, Kabupaten Ponorogo, menggelar acara pelepasan dan penyerahan kembali 155 siswa kelas XII kepada orang tua murid, Selasa (19/5/2026).
Menariknya, berbeda dari prosesi perpisahan sekolah pada umumnya, acara tahun ini dikemas secara khusus dalam bentuk Parenting Education yang menekankan pentingnya sinergi antara lingkungan sekolah dan keluarga.
Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini diawali dengan penampilan seni tari tradisional persembahan para siswa sebagai penyambut jajaran komite dan wali murid.
Suasana haru dan bangga bercampur aduk, terutama saat memasuki prosesi pemberian penghargaan bagi siswa-siswi berprestasi dari enam jurusan, serta puncaknya pada momen prosesi sungkeman massal antara anak dan orang tua.
Kepala SMKN 1 Mlarak, Regina Bayu Nirmala Dewi, menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan vokasi tidak bisa lepas dari peran aktif orang tua di rumah.
Menurutnya, pihak sekolah bertanggung jawab membentuk kompetensi siswa selama 8 jam belajar di sekolah, namun sisa waktu selebihnya berada di bawah pengawasan keluarga.
“Keterlibatan orang tua itu menjadi bagian terpenting dalam pencapaian SMKN 1 Mlarak. Melalui konsep Parenting Education ini, kami ingin membuktikan bahwa pendampingan siswa adalah tanggung jawab bersama antara guru dan orang tua. Kami membekali anak-anak tidak hanya dengan hard skill dan soft skill, tetapi juga penguatan karakter. Moto kami jelas: Mlarak Berprestasi dan Berkarakter,” ujar Ibu Regina saat diwawancarai.
Enam jurusan unggulan SMKN 1 Mlarak yang meluluskan siswanya tahun ini meliputi: Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (ATPH), Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPB), Desain Komunikasi Visual (DKV), Teknik Permesinan (TPM), Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM).
Meski baru saja dinyatakan lulus, komitmen SMKN 1 Mlarak dalam mengantarkan siswanya ke dunia kerja dan jenjang pendidikan tinggi terbukti nyata.
Hingga hari pelaksanaan purnawiyata, angka keterserapan lulusan tercatat sudah menyentuh angka 55 persen dan dipastikan akan terus bertambah.
Secara rinci, sebanyak 16 siswa dipastikan lolos masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Selain itu, lima anak sudah langsung diterima bekerja di berbagai perusahaan, empat anak bersiap berangkat magang ke Jepang, dan sisanya sukses merintis usaha mandiri sebagai wirausahawan muda.
Kualitas pendidikan di SMKN 1 Mlarak juga tercermin dari rentetan prestasi non-akademik yang berhasil diborong sepanjang tahun ajaran ini.
Di antaranya adalah sukses menembus tingkat Provinsi dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS), menyabet Juara Harapan 1 dalam ajang Harvest yang diselenggarakan oleh PT Petrokimia Gresik, memenangkan kompetensi bola voli melawan SMA 1, serta membawa pulang berbagai penghargaan dari bidang kepramukaan.
Sebagai penutup acara, Regina memberikan pesan emosional sekaligus motivasi sebagai bekal masa depan bagi para alumni yang akan melangkah ke fase kehidupan baru.
“Bagi anak-anakku yang melanjutkan ke perguruan tinggi, tetaplah belajar dengan rajin dan bawa nama baik sekolah. Bagi yang langsung bekerja, bekerjalah dengan baik di mana pun tempatnya serta junjung tinggi adab. Dan bagi yang berwirausaha, berwirausahalah dengan jujur, karena kejujuran adalah ujung tombak dari sebuah kesuksesan,” pungkasnya penuh harap.
Dengan terlaksananya purnawiyata berkonsep parenting ini, SMKN 1 Mlarak kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu sekolah vokasi unggulan di Ponorogo yang tidak hanya fokus pada kecerdasan akademis, melainkan juga akhlak dan kemitraan keluarga yang kuat. (mas)















































