BUNGKAL, Media Ponorogo – Aksi pencurian mesin pompa air sawah (sibel) meresahkan para petani di wilayah Kecamatan Bungkal, Ponorogo.
Tidak tanggung-tanggung, dalam kurun waktu yang berdekatan, sebanyak lima unit mesin pompa air milik warga Desa Bungkal dilaporkan raib digondol maling.
Kejadian ini mulai viral setelah unggahan di media sosial Instagram dan Facebook memperlihatkan kondisi gubuk pompa air yang rusak.
Menanggapi keresahan warga, jajaran Polsek Bungkal langsung bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Sabtu (28/3/2026).
Kronologi Kejadian
Aksi pencurian ini terungkap saat salah satu korban, Suprihatin, hendak mengairi sawahnya pada Kamis pagi (25/3) sekitar pukul 06.00 WIB.
Ia terkejut mendapati engsel gembok pintu gubuk tempat penyimpanan pompa air miliknya sudah dalam keadaan rusak dan mesin di dalamnya raib.
Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata nasib serupa dialami oleh petani lain yang lokasinya berdekatan, yakni Subakri dan Boimin.
Tak hanya di satu titik, pencurian juga menyasar gubuk milik Gurdi dan Warni di dusun yang sama dengan pola yang identik: merusak engsel gembok pintu.
Kapolsek Bungkal, AKP H.M. Anwar Fatoni, membenarkan adanya rentetan kejadian pencurian yang menimpa para petani di Dukuh Dungulan, Desa Bungkal tersebut.
Pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku di balik aksi spesialis pompa air ini.
“Kami telah menerjunkan Unit Reskrim bersama petugas jaga untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari para korban secara lisan. Saat ini status pelaku masih dalam proses penyelidikan (Lidik). Kami berkomitmen untuk mengusut tuntas kejadian yang sangat meresahkan petani ini karena berdampak langsung pada produktivitas pertanian mereka,” ujar AKP H.M. Anwar Fatoni.
Langkah Tindak Lanjut
Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan barang bukti berupa lima buah engsel gembok yang telah dirusak oleh pelaku. Kerugian materiil diperkirakan mencapai jutaan rupiah per unit mesin pompa.
Guna mempercepat pengungkapan kasus, Polsek Bungkal telah berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polres Ponorogo.
“Kami mengimbau kepada para petani untuk meningkatkan kewaspadaan dan jika memungkinkan, memberikan pengamanan tambahan pada gubuk tempat penyimpanan pompa air. Kami akan meningkatkan patroli di jam-jam rawan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pungkas Kapolsek. (mny)














































