Bentuk Pansus Demi Kawal Anggaran Pro-Rakyat
KOTA, Media Ponorogo — Komitmen tinggi terus ditunjukkan oleh jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo dalam mengawal arah kebijakan fiskal daerah yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Hal ini tercermin dalam Rapat Paripurna DPRD Ponorogo yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Ponorogo, Rabu (4/11/2026).
Agenda utama rapat ini adalah mendengarkan Jawaban Bupati Ponorogo atas Pandangan Umum (PU) Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027, yang dirangkaikan secara strategis dengan pembentukan Panitia Khusus (Pansus).
Jalannya persidangan yang berlangsung khidmat dan produktif tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno.
Hadir pula Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, unsur Pimpinan dan Anggota DPRD, jajaran Forkopimda, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, serta jajaran Sekretariat DPRD Ponorogo.
“Hari ini kita melaksanakan rapat paripurna jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi yang disampaikan Plt Bupati Ponorogo. Dari seluruh fraksi bersepakat agar hal ini ditindaklanjuti melalui Panitia Khusus (Pansus), mengingat APBD memerlukan pembahasan yang lebih detail dan komprehensif,” ujar Ketua DPRD Ponorogo yang akrab disapa Kang Wiik usai memimpin rapat.
Penajaman Postur Anggaran: Strategi Cerdas Hadapi Penurunan TKD
Langkah taktis pembentukan Pansus ini menjadi perhatian dan prioritas serius dewan.
Pasalnya, struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027 menghadapi tantangan nyata berupa adanya pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencapai angka hingga ratusan miliar rupiah.
Menanggapi dinamika tersebut, DPRD Ponorogo tidak tinggal diam. Langkah penyeimbangan anggaran yang matang disiapkan agar program-program pembangunan daerah tetap berjalan optimal tanpa mengabaikan kualitas pelayanan publik.
”Kita ada pengurangan TKD sekitar Rp142 miliar sekian. Oleh karena itu, kita harus menyeimbangkan dan melakukan penyesuaian postur anggaran dengan memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita, demi menjaga kelonggaran serta fleksibilitas postur APBD Ponorogo Tahun Anggaran 2027,” tegas Kang Wiik.
Evaluasi Ketat Bersama TAPD dan Seluruh OPD
Sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas, DPRD Ponorogo memastikan pembahasan di tingkat Pansus akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan secara mendalam.
Tidak hanya berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dewan juga akan memanggil seluruh OPD teknis baik OPD penghasil maupun pelaksana kegiatan.
Langkah ini diambil guna melakukan rasionalisasi program secara cermat dan objektif. Kegiatan yang dinilai kurang mendesak akan dievaluasi secara ketat demi efisiensi anggaran yang berkeadilan.
”Pembahasannya nanti tidak hanya mengundang TAPD, tapi juga OPD-OPD terkait, baik OPD penghasil maupun OPD pelaksana kegiatan. Kami berharap seluruh OPD bisa diajak bicara satu per satu. Kalau memang ada kegiatan yang sekiranya tidak perlu disupport secara berlebih —artinya cukup berjalan saja— maka akan kita evaluasi bersama di Pansus,” imbuhnya.
Target Pengesahan Lebih Awal Demi Kepastian Pembangunan
Berdasarkan hasil penjadwalan Badan Musyawarah (Banmus), alokasi waktu kerja Pansus disiapkan selama tiga hari, terhitung mulai Kamis hingga Sabtu. Meski demikian, durasi tersebut bersifat dinamis dan fleksibel mengikuti tingkat kedalaman pembahasan di internal Pansus.
Dengan ritme kerja yang cepat, terukur, dan penuh tanggung jawab, Kang Wiik optimistis proses penetapan Raperda APBD 2027 dapat diselesaikan lebih cepat dari batas waktu maksimal yang ditentukan oleh peraturan perundang-undangan.
”Sesuai ketentuan, pengambilan keputusan paling lambat akhir November atau satu bulan sebelum tahun anggaran berakhir. Namun, sebelum APBD ditetapkan, kita juga harus menyetujui Propemperda 2027 terlebih dahulu. Insya Allah, kemungkinan besar penetapan APBD 2027 akan dapat kita laksanakan lebih awal, yakni di pertengahan bulan November ini,” pungkasnya penuh optimisme. (adv/mas)











































