KOTA, Media Ponorogo – Gelaran Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM (Pemilos) Masa Bakti 2026/2027 di MTsN 2 Ponorogo berlangsung luar biasa.
Madrasah yang dinakhodai Wilson Arifudin Ashari, S.Pd ini sukses menerapkan sistem e-voting berbasis digital yang transparan, efisien, dan ramah lingkungan pada Kamis (17/9/2026).
Pesta demokrasi madrasah ini dikemas unik dengan memadukan kearifan lokal dan teknologi.
Tiga pasangan calon (paslon) tampil percaya diri mengenakan busana adat Nusantara.
Mereka yang berkontestasi yakni Paslon 1 (Grace Valentcia Zaneta Ilwina & Muhammad Azzam Mujahidin), Paslon 2 (Rafif Adiarto & Citra Herawati Maghfiroh), dan Paslon 3 (Yuha Fairlynisai Zaida & Mahesa Radhi Alfabro).
Mekanisme pencoblosan diawali dengan registrasi pemilih di area utara untuk mendapatkan token akses.
Setelah memasuki ruang tunggu, pemilih menyalurkan hak suaranya melalui komputer di bilik suara digital dan diakhiri penandaan tinta pada jari.
Hasil suara direkapitulasi secara real-time dan ditayangkan langsung melalui layar proyektor dalam bentuk grafik lingkaran.
Kemegahan acara ini turut mendapat apresiasi mendalam dari Kepala MTsN 2 Ponorogo Wilson Arifudin Ashari, S.Pd.
Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya pembentukan kepengurusan OSIM yang kredibel sebagai pilar penguat madrasah, sekaligus sarana pendidikan politik bagi para siswa.
“Ini adalah periodisasi perjuangan organisasi besar di MTsN 2 Ponorogo untuk membangun konstruksi menuju madrasah yang kuat dan ditopang OSIM kredibel,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Pemilos berbasis e-voting ini merupakan miniatur pendidikan politik yang sangat berharga bagi masa depan para siswa.
“Ini adalah sebagai latihan pendidikan politik. Maka ini riil! Miniatur pemilihan OSIM yang dengan kredibilitas yang tinggi. Karena harapannya kemudian Pemilu secara umum itu harus seperti ini,” tegas beliau.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pembina dan pengurus OSIM demisioner periode 2025/2026 atas kelancaran acara.
Menutup arahannya, Kepala Madrasah mengajak seluruh siswa untuk menggunakan hak pilihnya secara ikhlas serta memimpin doa bersama demi keberkahan madrasah.
“Lakukan dengan baik sesuai dengan hati nurani. Maka insyaAllah, Anak-anakku semuanya, ikhtiar kita bersama, jariah kita bersama pada saat nanti akan membawa kemaslahatan untuk kita semuanya, keberkahan untuk civitas akademika di MTsN 2 Ponorogo,” pungkasnya. (mas)
















































