Home Headline Luar Biasa, SMPN 4 Ponorogo Apresiasi Best Ten & Hafidz Quran 5...

Luar Biasa, SMPN 4 Ponorogo Apresiasi Best Ten & Hafidz Quran 5 Juz: Bukti Spapo Sukses Cetak Generasi Berprestasi dan Berkarakter

0

KOTA, Media Ponorogo – Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 4 Ponorogo Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Dwija PGRI Ponorogo, Sabtu (23/5/2026), menjadi panggung pembuktian mutu pendidikan Spapo.

Lebih dari sekadar seremoni perpisahan, acara yang mengusung tema “Melangkah Pasti dalam Balutan Budaya Menuju Generasi Berprestasi dan Masa Depan Gemilang” ini menjadi panggung capaian talenta-talenta muda siswa berprestasi.

Sekolah yang dinakhodai Winarti, S.Pd, M.Pd ini menunjukkan grafik perkembangan mutu yang terus meroket.

Tidak tanggung-tanggung, barisan siswa terbaik yang masuk dalam kategori Best Ten (10 Siswa Terbaik Akademik dan Non-Akademik) hingga lulusan penghafal Al-Qur’an (Hafidz Terbaik) diapresiasi di hadapan ratusan wali murid dan jajaran undangan.

Kepala SMPN 4 Ponorogo, Winarti, S.Pd, M.Pd menegaskan bahwa deretan prestasi yang diraih para siswa merupakan hasil dari konsistensi sekolah dalam menerapkan pendidikan karakter dan penempaan mental baja.

“Di SMPN 4 Ponorogo, kalian diuji dengan pendidikan karakter. Di sinilah tempat mimpi-mimpi kalian mulai dirajut. Setiap tugas yang kalian kerjakan adalah cara kami menempa mental agar kalian kuat menghadapi persaingan di luar sana,” tegas Bu Win.

Indikator keberhasilan penempaan tersebut terlihat jelas pada profil para lulusan terbaik tahun ini.

Di sektor non-akademik, nama Nayaka Ekya Nibal Adiyatma (9A) mencuat dengan koleksi belasan medali emas dan perak cabang olahraga karate.

Termasuk menyabet Juara 1 di ajang bergengsi Piala Panglima TNI 2024 serta Kejurprov INKAI Jawa Timur 2026.

Tidak kalah mentereng, Orlando Argya Prakoso (9A) membuktikan talenta siswa dengan menyabet Juara 2 Monolog Tingkat Nasional di Malang sekaligus langganan juara olimpiade informatika dan IPS.

Pada rumpun literasi dan jurnalisme, Pristin Denesya Merida (9D) mengukuhkan dominasi sekolah lewat torehan Juara 1 Lomba Reporter tingkat kabupaten dan Juara 1 Baca Puisi se-Karesidenan Madiun.

Sementara dari bidang keagamaan, sekolah berhasil mencetak hafidz terbaik atas nama Yasmin Nur Asy-Sifa’ (9B) yang sukses menuntaskan hafalan Al-Qur’an hingga 5 Juz.

Sederet capaian ini memantik apresiasi tinggi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo.

Pengawas Sekolah, Drs. Muhammad Maksum, M.Si., menyatakan bahwa SMPN 4 Ponorogo telah berhasil membuktikan posisinya sebagai penyerasi antara kecerdasan intelektual dan kematangan akhlak

“Pilihan Bapak dan Ibu wali murid tiga tahun lalu untuk menitipkan putra-putrinya di sini adalah keputusan yang sangat tepat. Hari ini, anak-anak dikembalikan kepada panjenengan bukan hanya membawa bekal ilmu pengetahuan, melainkan dengan bukti nyata prestasi, akhlakul karimah, dan karakter yang kuat,” ujar Muhammad Maksum dalam sambutannya.

Sementara itu, seremoni pelepasan ditandai dengan prosesi sakral serah terima siswa dari pihak lembaga sekolah kepada orang tua melalui komite sekolah.

Di atas podium, Ibu Win secara formal menyerahkan kembali hak asuh pendidikan para siswa.

Kepala SMPN 4 Ponorogo dalam pidato sambutannya yang sarat emosi dan makna, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepercayaan mutlak para orang tua selama tiga tahun.

Ia memosisikan momen pelepasan ini sebagai sebuah lompatan baru bagi para siswa.

“Hari ini adalah garis finish sekaligus garis start yang baru buat kalian. Tiga tahun lalu kalian datang dengan wajah polos. Di SMPN 4 Ponorogo, kalian mekar dan diuji dengan pendidikan karakter. Tempat di mana sekolah mimpi kalian mulai dirajut,” tutur Bu Win.

Ia memaparkan bahwa ketegasan para guru selama ini merupakan bentuk ketulusan untuk menempa mental siswa agar tangguh.

Menghadapi dunia luar yang keras, Bu Win membekali lulusannya dengan tiga kunci utama.

Pertama, menjaga akhlak di atas segalanya karena kecerdasan tanpa adab hanya melahirkan kehancuran.

Kedua, menjadikan kegagalan sebagai guru terbaik untuk membentuk mental baja. Ketiga, konsisten memuliakan orang tua dan guru sebagai episentrum datangnya rida Tuhan.

Keberhasilan sekolah dalam mencetak generasi berprestasi ini juga diakui oleh pihak komite sekolah.

Ketua Komite SMPN 4 Ponorogo, Riyadi, menyampaikan rasa takzim dan terima kasihnya atas dedikasi tanpa batas dari para guru yang berhasil mengasah potensi unik dari setiap siswa hingga melahirkan prestasi.

Riyadi juga berpesan kepada para siswa agar menyerap dan mengamalkan seluruh bekal dari SMPN 4 Ponorogo serta menjaga nama baik almamater di manapun mereka melanjutkan studi, baik di SMA, SMK, maupun madrasah aliyah. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here