KAUMAN, Media Ponorogo – Kabar duka kembali menyelimuti Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Ponorogo. Samsuri, buruh migran yang tengah mengadu nasib di Taiwan, meninggal dunia usai mengalami kecelakaan lalu lintas parah pada Senin lalu.
Almarhum mengembuskan napas terakhir di rumah sakit setempat pada Rabu malam waktu Taiwan, setelah sempat berjuang dalam kondisi koma selama dua hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, musibah tersebut terjadi saat almarhum berkendara menggunakan sepeda listrik pada Senin siang.
Di tengah perjalanan, kendaraan yang dikemudikan Samsuri ditabrak oleh sebuah mobil. Meski sempat mendapatkan perawatan medis intensif, nyawa almarhum tidak tertolong.
Kepergian almarhum menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Samsuri meninggalkan seorang istri dan sepasang anak kembar yang masih berusia tiga tahun.
Secara administratif, almarhum merupakan warga asli Desa Krebet, Kecamatan Jambon, yang kemudian berpindah domisili ke Desa Tosanan, Kecamatan Kauman, pascanikah.
Kepala Desa Krebet, Mukhlas, membenarkan peristiwa nahas yang menimpa warganya tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak Pemerintah Desa Krebet terus berkoordinasi intensif dengan keluarga di Desa Tosanan guna memantau perkembangan administrasi serta kepastian jadwal pemulangan jenazah ke tanah air.
”Almarhum dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan pekerja keras. Beliau baru sekitar satu tahun merantau kembali ke Taiwan demi menafkahi keluarganya.”
— Mukhlas, Kepala Desa Krebet.
Saat ini pihak keluarga di rumah duka Desa Tosanan, Kecamatan Kauman, hanya bisa pasrah sambil menunggu kedatangan jenazah Samsuri agar dapat segera dimakamkan secara layak di kampung halaman. (ist/mas)








































