Home Birokrasi Arso S.I.Kom Ketua PWI Dewan Juri Ponorogo Inotek Award 2026, Tekankan Pentingnya...

Arso S.I.Kom Ketua PWI Dewan Juri Ponorogo Inotek Award 2026, Tekankan Pentingnya Komunikasi Publik & Solusi Nyata bagi Warga

0

KOTA, Media Ponorogo — Di balik deretan inovasi dan gagasan birokrasi pada ajang Ponorogo Inotek Award (PIA) 2026, keberadaan sudut pandang media menjadi elemen kunci.

Menghadirkan keseimbangan antara teknis akademis dan keterbacaan publik, sosok W. Arso, S.I.Kom. dipercaya menjadi salah satu dari enam anggota Dewan Juri yang menguji 34 finalis inovasi daerah tersebut.

​Sebagai jurnalis pemegang Sertifikat Kompetensi Wartawan Utama sekaligus Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ponorogo, kehadiran Arso di meja penjurian Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Ponorogo membawa warna tersendiri.

Pengalamannya bertahun-tahun di dunia jurnalistik menjadikannya jeli dalam menilai sisi kemanfaatan serta keterjangkauan sebuah inovasi bagi masyarakat luas.

​Bagi Arso, sebuah inovasi hebat tidak hanya diukur dari kecanggihan teknologi atau kerumitan sistemnya, melainkan dari sejauh mana gagasan tersebut mampu dikomunikasikan dan dirasakan manfaatnya oleh warga.

​”Inovasi yang luar biasa adalah inovasi yang solutif dan mudah dipahami oleh masyarakat. Keterbukaan informasi dan efektivitas komunikasi publik menjadi kuncinya. Karya yang bagus harus bisa menyapa masyarakat tanpa sekat,” tegas W. Arso di sela-sela sesi penilaian finalis.

​Dalam proses penjurian, Arso memfokuskan penilaiannya pada tiga aspek utama dari kacamata media:

​Strategi Komunikasi Publik: Sejauh mana peserta mampu mengomunikasikan cara kerja dan keunggulan programnya secara transparan dan informatif.

​Aksesibilitas & Respon Publik: Kemudahan masyarakat dalam mengakses dan memanfaatkan hasil inovasi tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

​Dampak Sosial: Kesesuaian program dalam menjawab persoalan riil yang dihadapi warga di tingkat lokal, baik di bidang pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, maupun tata kelola desa.

​Bergabung bersama juri dari unsur riset provinsi (BRIDA Jatim), akademisi, hingga birokrasi Pemkab Ponorogo, Arso mengapresiasi tinggi antusiasme para finalis dari berbagai kalangan, mulai dari tingkat Puskesmas, sekolah, perguruan tinggi, hingga pemerintah desa.

​Menurutnya, keterlibatan insan pers dalam ajang penghargaan seperti PIA 2026 merupakan bentuk sinergi positif antara media, akademisi, dan pemerintah (pentahelix).

Hal ini bertujuan agar karya-karya terbaik yang keluar sebagai pemenang nantinya benar-benar siap diuji publik dan layak diikutsertakan ke tingkat nasional (Innovative Government Award).

​Hasil penilaian penuh dari W. Arso bersama dewan juri lainnya dijadwalkan akan diumumkan secara resmi pada Malam Puncak Kemilau Pekan Raya Ponorogo yang berlangsung pada 6 November 2026 di Alun-Alun Ponorogo. (ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here