Resmikan Mushaf Gontor Karya Santri Hingga Fakultas Kedokteran UNIDA
GONTOR, Media Ponorogo — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung dalam puncak Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Ponorogo, Jawa Timur.
Kehadiran Kepala Negara ini akan menjadi sorotan utama dalam Resepsi Kesyukuran yang dihelat pada Sabtu, 19 September 2026 mendatang.
Rangkaian persiapan kegiatan istimewa ini diumumkan langsung oleh panitia penyelenggara dalam konferensi pers di Menara Gontor, Senin (14/9/2026).
Ketua 100 Tahun Divisi Putra, Dr. Riza Ashari, M.Pd.I., mengungkapkan bahwa kehadiran Presiden Prabowo menjadi sebuah kebanggaan historis yang menyambung tradisi erat antara kepemimpinan nasional dan pondok pesantren.
”Kehadiran Presiden Prabowo melengkapi catatan sejarah, di mana seluruh presiden Republik Indonesia tercatat pernah berkunjung ke Pondok Modern Darussalam Gontor,” ujar Riza di hadapan awak media.
Dalam kunjungan kerjanya ke bumi Ponorogo nanti, Presiden Prabowo diagendakan untuk meresmikan sejumlah proyek monumental abad kedua Gontor.
Di antaranya adalah peluncuran Mushaf Gontor—sebuah karya tulis suci Al-Qur’an monumental yang dikerjakan langsung oleh para santri—serta peresmian Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor yang menandai babak baru kontribusi institusi dalam dunia kesehatan dan pendidikan tinggi nasional.
Perhelatan akbar ini dipastikan bakal dihadiri oleh skala tamu kenegaraan yang masif. Selain Presiden Prabowo, panitia mencatat konfirmasi kehadiran dari 15 duta besar negara sahabat, termasuk perwakilan dari Mesir, Palestina, Arab Saudi, dan Turki.
Sebanyak 8.700 lebih undangan resmi yang mencakup pimpinan kementerian, tokoh nasional, hingga pimpinan ormas Islam terbesar seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah juga akan tumpah ruah di lokasi acara.
Persiapan menjelang hari-H sendiri dilaporkan telah mencapai 80 persen. Panitia bersama aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri telah mematangkan koordinasi terpadu, mulai dari pengamanan VVIP untuk Presiden, rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi mobilitas massa, hingga kesiapan akomodasi.
Rangkaian Panjang Menuju Abad Kedua
Peringatan satu abad Gontor ini mengusung tiga pilar utama: syiar, khidmat, dan legacy. Rangkaian puncak acara dirancang padat selama tiga hari berturut-turut:
Jumat, 18 September 2026: Diawali dengan Khotmul Qur’an dan Sujud Syukur serentak yang dipimpin langsung oleh pengasuh pondok K.H. Hasan Abdullah Sahal bersama seluruh santri dan puluhan ribu alumni di berbagai penjuru dunia. Hari Jumat dipilih karena posisinya sebagai sayyidul ayyam (tuannya hari).
Sabtu, 19 September 2026: Menjadi hari paling dinanti dengan digelarnya Resepsi Kesyukuran yang dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan para pejabat tinggi negara.
Malam harinya, acara dilanjutkan dengan Malam Keakraban bagi alumni muda serta Malam Tasliyah bagi para alumni sepuh.
Minggu, 20 September 2026: Ditutup dengan Reuni Akbar yang mempertemukan keluarga besar Gontor lintas generasi, mulai dari marhalah (angkatan) 1963 hingga 2025.
Lebih dari 10.000 alumni dipastikan pulang ke “ibu kandung” mereka untuk merefleksikan nilai-nilai Trimurti sebelum kembali berkiprah di masyarakat.
Di luar agenda internal pesantren, kedatangan belasan ribu alumni dan tamu VVIP ini diyakini turut memberikan multiplier effect yang signifikan bagi perekonomian lokal Kabupaten Ponorogo.
Sektor usaha kecil dan menengah (UKM), kuliner, transportasi, hingga perhotelan diproyeksikan mengalami lonjakan aktivitas seiring tibanya gelombang besar keluarga besar Gontor di kota santri ini. (istimewa/mas)
















































