Home Headline Berkat Disiplin & Gemblengan Mental, Taruna-Taruni SMK PGRI 2 Ponorogo Jadi Rebutan...

Berkat Disiplin & Gemblengan Mental, Taruna-Taruni SMK PGRI 2 Ponorogo Jadi Rebutan Perusahaan Besar & TNI-Polri

0

KOTA, Media Ponorogo — Sebanyak 60 Taruna-Taruni terpilih SMK PGRI 2 Ponorogo resmi dikukuhkan dalam sebuah upacara khidmat setelah melalui serangkaian diklat yang ketat, Sabtu (12/9/2026).

Angka ini disaring dari total 260 pendaftar melalui sistem seleksi berlapis yang menempatkan para taruna sebagai garda terdepan penegak kedisiplinan sekolah. Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Agus Salim, S.Kom., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya rangkaian diklat yang berjalan sukses dan luar biasa.

Ia menegaskan bahwa para peserta yang lolos telah melewati masa pelatihan intensif selama 11 hari, termasuk 5 hari karantina penuh di sekolah bekerja sama dengan Koramil Babadan.

​”Jadi untuk hari ini adalah peresmian atau pengangkatan taruna-taruni di SMK PGRI 2 Ponorogo yang bertindak sebagai penegak kedisiplinan. Dari 260 pendaftar, hanya 60 yang diterima dan dididik tidak hanya PBB, melainkan kedisiplinan, kecerdasan, hingga karakternya dibentuk agar lebih unggul,” ujar Agus Salim dalam sambutannya.

​Lebih lanjut, Agus Salim menitipkan pesan moral yang sarat makna kepada para peserta didik dan seluruh hadirin.

Ia mengingatkan agar para taruna tangguh menghadapi proses latihan yang keras demi masa depan yang gemilang.

“Pesan-pesan ke teman-teman atau ke rekan-rekan taruna: Untuk hari ini, menangislah bermandikan keringat daripada esok menangis bermandikan air mata,” tegasnya.

​Berkat gemblengan bermental baja dan tingkat kedisiplinan yang tinggi ini, Agus Salim mengungkapkan bahwa banyak alumni taruna SMK PGRI 2 Ponorogo yang sukses diterima di TNI Angkatan Darat, Angkatan Udara, Kepolisian, serta diserap langsung oleh berbagai perusahaan-perusahaan besar dan bergengsi.

Kepala sekolah juga menjelaskan alasan khusus di balik kehadiran para wali siswa dalam prosesi pengukuhan tersebut.

Menurutnya, menghadirkan orang tua merupakan bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih atas support serta doa yang tidak pernah putus selama proses seleksi hingga pelatihan berlangsung.

Kemeriahan acara pengukuhan ini pun semakin lengkap dengan penampilan atraktif dari grup drumband “Gita Ksatria Sterida” yang dimainkan secara penuh dan kompak oleh para taruna baru.

​Sementara itu, Danramil Babadan Kapten Nurhadi selaku pembina upacara dalam amanatnya berpesan agar seluruh materi kedisiplinan, ketahanan mental, dan kepemimpinan yang telah diperoleh selama diklat tidak berhenti begitu saja.

“Jadikan kedisiplinan, kerja sama, keberanian, dan tanggung jawab sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam meraih cita-cita. Jadilah generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia,” pesan Kapten Nurhadi di hadapan para peserta, guru, serta tamu undangan.

​Kebanggaan mendalam turut dirasakan oleh para orang tua murid. Salah satunya Santoso (50), warga Bungkal, orang tua dari Ihsan Saputra, salah satu taruna terpilih.

Meski sempat merasa khawatir dengan beratnya proses seleksi, ia mengaku luluh pada tekad bulat sang buah hati.

​”Awalnya saya tawari sekolah lain karena anak saya bilang di sini disiplin dan ketat, tapi tekadnya tetap di sini. Rasanya luar biasa bangga, moga-moga ke depan keleksanan cita-citanya jadi tentara,” ungkap Santoso dengan penuh haru.

​Meski peminatnya membludak setiap tahun, pihak sekolah memastikan kuota anggota taruna akan tetap dibatasi 60 orang demi menjaga standar formasi dan kualitas pembinaan karakter yang menjadi kunci utama kesuksesan lulusan SMK PGRI 2 Ponorogo. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here