Home Headline Serunya Pesta Demokrasi MAN 2 Ponorogo: Debat Terbuka Tiga Kandidat Ketua OSIM...

Serunya Pesta Demokrasi MAN 2 Ponorogo: Debat Terbuka Tiga Kandidat Ketua OSIM Beradu Visi-Misi Layaknya Pilpres

0

KOTA, Media Ponorogo — Atmosfir pesta demokrasi nasional layaknya panggung debat calon presiden begitu tampak terasa di MAN 2 Ponorogo, Selasa (8/9/2026) pagi.

Ratusan siswa bersama jajaran guru dan tenaga kependidikan berkumpul sejak pukul 07.00 WIB untuk menyaksikan ajang Debat Kandidat Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) Periode 2026/2027.

Acara yang berlangsung di GOR Madrasah ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gagasan, tetapi juga wadah pembelajaran demokrasi sejak dini bagi para siswa.

Dalam sambutannya yang penuh kehangatan dan motivasi, Kepala MAN 2 Ponorogo, Agung Drajatmono, M.Pd., menyampaikan rasa bangga serta apresiasinya atas terselenggaranya pesta demokrasi siswa tersebut.

Agung menekankan bahwa ajang Pemilihan bukan sekadar agenda rutin tahunan atau kontestasi politik di tingkat sekolah.

Melainkan wadah edukasi politik yang sehat, sarana pembentukan karakter, serta panggung pembelajaran kepemimpinan bagi seluruh peserta didik.

​Ia berpesan agar seluruh siswa terbiasa dengan dinamika kompetisi yang sehat dan sportif.

“Ada yang menang dan ada yang kalah, itu suatu hal yang biasa dan tidak boleh menjadi bibit permusuhan,” ujar Agung Drajatmono, M.Pd., yang juga menegaskan bahwa pihak pemenang wajib merangkul kandidat lain demi menyukseskan program bersama.

Adu Visi, Misi, dan Gagasan Tiga Kandidat Unggulan

Panggung demokrasi tingkat madrasah ini dikemas menyerupai tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sungguhan.

Dimulai dari tahapan penyampaian visi-misi dan orasi kandidat pada Senin kemarin, prosesi dilanjutkan dengan debat terbuka, hingga nantinya bermuara pada pemungutan suara secara langsung.

Tiga kandidat yang bertarung memperebutkan kepemimpinan OSIM MAN 2 Ponorogo tersebut adalah: Kandidat 01: Gabriel Ilyasa A. (Kelas XI-12), Kandidat 02: Amru Mubarak (Kelas XI-13) dan Kandidat 03: Nazhera Ahfan Mageda (Kelas XI-7).

Pada sesi pendalaman visi-misi, Kepala MAN 2 Ponorogo, Agung Drajatmono, M.Pd., memantik diskusi dengan memberikan pertanyaan mendasar mengenai esensi visi dan misi sebuah organisasi.

Secara lugas, Nazhera Ahfan Mageda (Kandidat 03) menjelaskan bahwa visi merupakan rancangan masa depan organisasi, sementara misi adalah langkah konkret untuk mewujudkannya.

Gabriel Ilyasa (Kandidat 01) menekankan visi sebagai pedoman kepemimpinan dan misi sebagai cara eksekusinya.

Sementara Amru Mubarak (Kandidat 02) mengibaratkan visi sebagai patokan arah dan misi sebagai sarana pencapaiannya.

Ketepatan jawaban ketiga kandidat mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Madrasah yang menilai para calon memiliki pemahaman mendasar yang sangat kuat.

“Anak-anak sekalian, berikan applause yang meriah untuk teman-teman kalian di depan! Nampaknya nanti kalian akan cukup sulit untuk memilih siapa yang paling layak, apakah nomor urut 1, 2, atau 3. Sebab dari pertanyaan yang diajukan, semuanya mampu menjawab dengan sangat tepat dan lugas,” ujar Agung Drajatmono bangga melihat ketangkasan ketiga kandidat diiringi tepuk tangan gemuruh dari seluruh pendukung.

Tantangan bagi para calon berlanjut saat empat Wakil Kepala Madrasah mengajukan pertanyaan. Mulai Waka Kurikulum: Siti Sa’diyah, S.Pd, Waka Kesiswaan: Hastutik Bayyinatur R, S.Ag, Waka Humas: Dian Rakhmawati, M.Pd.I dan Waka Sarana Prasarana (SarPras): Warino, S.Pd.

Salah satunya pertanyaan Waka Humas Dian Rakhmawati, M.Pd.I mengenai strategi para kandidat dalam mengkonter ujaran kebencian (hate speech) serta menjaga marwah madrasah yang memiliki 28 ekstrakurikuler.

Di bawah kendali waktu timer monitor yang terus berjalan, ketiga kandidat memaparkan gagasannya secara lugas.

Tensi debat semakin hangat ketika memasuki sesi pertanyaan dari panelis perwakilan siswa.

Para peserta didik memanfaatkan momentum ini untuk menguji kepedulian, wawasan, serta ketegasan para calon ketua mereka terhadap dinamika kehidupan siswa di lingkungan madrasah sehari-hari.

Setiap kali kandidat selesai memberikan tanggapan dan solusinya atas pertanyaan dari rekan-rekan siswa, gemuruh jargon dan sorak-sorai dari barisan supporter masing-masing calon kembali membakar suasana arena, layaknya atmosfer Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) hingga Debat Presiden.

Puncak Pemilihan Ditentukan Besok

Di akhir sambutan dan arahannya, Kepala Madrasah mengajak seluruh siswa dan civitas akademika untuk memanfaatkan momentum ini dengan menggunakan hak pilihnya secara cerdas, bijak, dan objektif tanpa adanya intervensi.

Puncak perhelatan Pemilos MAN 2 Ponorogo akan berlangsung pada Rabu besok melalui pemungutan suara (pencoblosan) secara langsung oleh seluruh siswa dan guru untuk menentukan nahkoda baru OSIM Periode 2026/2027. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here