Laporan Jurnalisme Warga: Wiyoso Warga Desa Gajah Kecamatan Sambit
SAMBIT, Media Ponorogo – Kekecewaan masyarakat terhadap lambannya penanganan infrastruktur kembali terlihat di Kabupaten Ponorogo.
Puluhan relawan bersama warga Desa Gajah bergotong royong menambal ruas Jalan Kabupaten Wringinanom–Gajah yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan dan belum mendapat perbaikan secara menyeluruh.
Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan sekaligus respons atas kondisi jalan yang dinilai semakin memprihatinkan.
Lubang di sejumlah titik kerap membahayakan pengendara, terutama saat hujan karena tertutup genangan air.
Ruas Jalan Kabupaten Wringinanom–Gajah memiliki panjang sekitar 6 kilometer dan merupakan jalur utama yang menghubungkan aktivitas perekonomian, pendidikan, pertanian, serta mobilitas ribuan warga Desa Gajah dan sekitarnya.
Berdasarkan keterangan Pemerintah Desa Gajah, usulan pembangunan jalan tersebut telah berkali-kali disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten melalui berbagai forum perencanaan pembangunan. Namun hingga kini, pembangunan belum terealisasi secara menyeluruh.
Sejauh ini, pembangunan baru dilakukan sekitar 3 kilometer pada tahun 2019, sementara sekitar separuh ruas lainnya masih dalam kondisi rusak dan membutuhkan penanganan.
“Kami sudah berkali-kali mengusulkan agar ruas jalan ini segera dituntaskan pembangunannya. Sampai sekarang masyarakat masih menunggu realisasi karena jalan ini sangat vital bagi aktivitas warga,” ungkap salah satu perwakilan Pemerintah Desa Gajah.
Merasa tidak mungkin terus menunggu, para relawan bersama masyarakat akhirnya memilih turun tangan melakukan penambalan secara swadaya.
Meski bersifat sementara, langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Darsono, perwakilan para relawan menegaskan bahwa aksi ini bukan untuk menggantikan kewajiban pemerintah dalam menyediakan infrastruktur, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Ponorogo segera memberikan perhatian serius terhadap penyelesaian pembangunan ruas Jalan Kabupaten Wringinanom–Gajah.
Mengingat statusnya sebagai jalan kabupaten sekaligus urat nadi perekonomian dan pendidikan warga, penyelesaian ruas jalan tersebut dinilai tidak layak terus tertunda.
Di tengah keterbatasan, semangat gotong royong kembali menjadi bukti bahwa masyarakat masih memilih bergerak daripada membiarkan kondisi jalan terus membahayakan pengguna.
Namun, warga berharap aksi swadaya seperti ini tidak menjadi solusi permanen atas persoalan infrastruktur yang menjadi kewenangan pemerintah. (***)















































