SUKOREJO, Media Ponorogo — Suasana penuh khidmat, keharuan, dan keberkahan menyelimuti Pondok Pesantren Darul Falah Sukorejo pada Sabtu pagi ini, 25 Juli 2026.
Ribuan jamaah, santri, ustadz-ustadzah, serta wali santri tumpah ruah memadati kompleks pondok guna mengikuti rangkaian acara Sema’an Al-Qur’an & Dzikrul Ghofilin “Jantiko Mantab”.
Kegiatan akbar ini diselenggarakan secara khusus dalam rangka memperingati Haul Ke-8 Al-Maghfurlillah KH. Masyhudi Achmad, sang pendiri Pondok Pesantren Darul Falah Ponorogo.
Berpusat di kompleks pondok yang beralamat di Jalan Sukorejo-Danyang, Kecamatan Sukorejo, rangkaian acara telah dimulai sejak pukul 05.00 WIB pagi hari dengan antusiasme jamaah yang tinggi demi mencari keberkahan haul.
Prosesi Pembukaan, Tawasul, dan Doa Bersama
Acara sakral ini diawali dengan prosesi tawasul dan doa bersama untuk almarhum KH. Masyhudi Achmad.
Jalannya doa dihadiri langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Falah, Gus Reza Arif Achmadi, didampingi oleh Ustadz Nurhadi.
Dalam panjatan tawasul tersebut, dipanjatkan harapan besar agar barokah Al-Qur’an senantiasa melimpahi pondok tercinta:
”Semoga dengan barokah Al-Qur’an, Allah senantiasa memberikan kemudahan, kekuatan, dan perlindungan bagi pondok kita tercinta Darul Falah dari segala ujian, serta mencurahkan rahmat dan ridho-Nya.
Sehingga ke depan, pondok ini semakin maju, berkembang, menjadi pilihan utama, serta membawa banyak manfaat, keberkahan, dan santri yang istiqomah hingga yaumil qiyamah”
Doa juga dipanjatkan untuk kelancaran seluruh program, proses pembangunan, serta cita-cita luhur pondok, baik hajat dunia maupun akhirat.
Seluruh civitas akademika pondok—mulai dari ustadz-ustadzah, karyawan, wali santri, hingga segenap keluarga besar—didoakan agar senantiasa mendapatkan bimbingan penataan langsung dari Allah SWT, baik ibadah, keluarga, rezeki, maupun urusan hidupnya, sehingga mencapai kesuksesan lahir dan batin (fauzan fiddunya wa fauzan fil akhirah).
“Mugi-mugi sedoyo tansah pinaringan panjang yuswo, istiqomah fil ibadah, pinaringan sehat lahir lan batin, tansah dipun paringi kegiatan lan keikhlasan akhiripun meneruskan perjuangan beliau, KH Masyhudi Achmad dalam mendidik santri-santri ingkang wonten pondok darul falah meniko,”
Doa dan Harapan Khusus bagi Para Santri
Perhatian khusus juga dicurahkan kepada para santri yang menimba ilmu di pesantren tersebut.
Pimpinan majelis mendoakan agar seluruh santri, dari latar belakang manapun, senantiasa dianugerahi kesehatan lahir dan batin, kelancaran, keistiqomahan, serta semangat tinggi dalam belajar.
”Bagi seluruh santri di pondok ini, semoga senantiasa diberikan kelancaran, keistiqomahan, dan semangat dalam menuntut ilmu. Khusus bagi santri baru, semoga segera dimudahkan beradaptasi dengan lingkungan pondok, lekas kerasan, serta bersungguh-sungguh dalam belajar hingga kelak menjadi anak yang sholih dan sholihah, sukses dunia-akhirat, serta menjadi kebanggaan orang tua dan masyarakat,”.
Kehadiran Tokoh Utama dan Pimpinan Majelis
Acara akbar ini semakin istimewa dan bernilai spiritual mendalam dengan kehadiran para ulama dan tokoh terkemuka yang memimpin jalannya sema’an Al-Qur’an dan dzikir bersama.
Di antara tokoh penting yang bakal hadir memimpin majelis adalah:
KH. Agus Sabuth Panoto Projo (Putra Al-Maghfurlah Gus Miek, Kediri)
H. Agus Ferry Husnul Ma’ab
Kehadiran para tokoh utama ini memberikan suntikan semangat ruhiyah yang mendalam bagi para jamaah.
Melalui gema dzikir dan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema sejak pagi, para jamaah larut dalam kekhusyukan mengenang jasa-jasa besar Al-Maghfurlillah KH. Masyhudi Achmad dalam merintis, membangun, serta mendedikasikan hidupnya untuk mendidik generasi Islam di Ponorogo. (mas)














































