BADEGAN, Media Ponorogo – SMKN 1 Badegan kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu sekolah vokasi unggulan di Jawa Timur.
Terbukti, dalam ajang bergengsi Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Dasar dan Menengah (LKS Dikmen) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026 yang berlangsung pada 6–10 April, sekolah yang dinakhodai oleh Sujono, S.Pd, M.Pd ini berhasil memborong tiga gelar juara sekaligus di berbagai bidang teknologi.
Prestasi gemilang tersebut dipersembahkan oleh tiga siswa terbaik mereka.
Juara 2 – Bidang Motorcycle Maintenance and Repair diraih oleh Dicki Ramadhani dengan Pembimbing: Enggar Bayu Saputra.
Juara 3 – Bidang Autobody Repair oleh Mahfud Sya’roni dengan pembimbing: Girson Ahmadi.
Juara 3 – Bidang IT Networking System Administration ditorehkan Reando Firdaus di bawah guru pembimbing: Yusuf Efendi.
Persaingan Ketat Melawan Waktu dan Standar Industri
LKS Dikmen Jatim 2026 tahun ini diikuti dengan antusiasme luar biasa, mempertandingkan 52 bidang lomba dari berbagai sektor mulai dari teknik, teknologi informasi, hingga industri kreatif.
Kepala SMKN 1 Badegan, Sujono, S.Pd, M.Pd menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi para siswa dan guru pembimbing.
Menurutnya, kemenangan ini bukan sekadar medali, melainkan pembuktian keterampilan nyata yang diakui secara luas oleh Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
“Kualitas murid-murid kita di ajang LKS ini sungguh luar biasa. Menjadi juara di sini memberikan reputasi tinggi. Selain itu, sertifikat LKS ini akan menjadi portofolio emas bagi mereka untuk langsung terserap ke dunia industri atau memanfaatkan jalur Golden Ticket untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN),” ujar pihak sekolah dalam keterangannya.
Vokasi Kuat, Menguatkan Indonesia
Keberhasilan ini membuktikan bahwa SMKN 1 Badegan sukses mengintegrasikan kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri modern.
Dengan raihan prestasi di bidang otomotif dan teknologi informasi, sekolah ini semakin optimis dalam mencetak generasi muda yang siap kerja, cerdas, dan kompetitif.
“Terima kasih kepada seluruh Bapak/Ibu guru pembimbing atas segala dukungannya. Teruslah berkarya dan kembangkan potensi untuk mengharumkan nama Ponorogo di kancah yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Sebelumnya, para delegasi dari SMKN 1 Badegan harus melewati ujian berat, di mana mereka dituntut menyelesaikan modul-modul kompleks secara sempurna di bawah tekanan waktu yang ketat.
Kualitas juri yang dihadirkan pun tidak main-main. Para penilai berasal dari kalangan praktisi industri hingga peraih penghargaan di ajang World Skills.
Hal ini memastikan bahwa standar kompetensi yang dilombakan telah setara dengan kebutuhan dunia kerja internasional. (mas)
















































