KOTA, Media Ponorogo – SMAN 2 Ponorogo di bawah nakhoda Mursyid, S.Pd, M.Pd kembali mengukuhkan dominasinya sebagai salah satu sekolah pencetak prestasi unggul di Bumi Reog.
Terbukti, pada seleksi nasional tahun ini, sebanyak 40 siswa sekolah yang akrab disapa SMADA tersebut dinyatakan lolos masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Capaian tahun ini mencatatkan tren positif dengan adanya peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Tidak hanya dari sisi kuantitas, sebaran kampus yang ditembus para siswa pun kian meluas, mencakup universitas-universitas kasta tertinggi di Pulau Jawa.
Kepala SMAN 2 Ponorogo, Mursyid, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas keberhasilan anak didiknya yang berhasil menembus kampus-kampus bergengsi.
“Pertama, saya ucapkan selamat kepada siswa yang sudah diterima di PTN lewat jalur SNBP. Tahun ini ada 40 siswa kami yang diterima, dan sebarannya mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jawa Barat,” terang Mursyid kepada Media Ponorogo.
Beberapa kampus papan atas yang berhasil ditembus antara lain ITS, Unair, UB, UM, UGM, IPB Bogor, hingga Unesa.
Prestasi yang paling mencolok tahun ini adalah keberhasilan siswa SMADA mengamankan kursi di jurusan sangat ketat. Yakni Kedokteran Gigi di Universitas Airlangga (Unair) dan Kedokteran Hewan di IPB Bogor.
Keberhasilan masif ini diakui Mursyid bukan merupakan faktor kebetulan semata, melainkan hasil bimbingan intensif dan kolaborasi lintas sektor.
Sekolah secara konsisten menggelar bimbingan khusus melalui guru BK serta program parenting untuk menyelaraskan visi antara sekolah, orang tua, dan siswa.
“Januari kemarin, kami datangkan narasumber dari Universitas Brawijaya (UB) untuk memberi pengarahan kepada orang tua dan anak-anak. Ini penting agar strategi pemetaan minat dan bakat mereka tepat sasaran,” tambahnya.
Meski merayakan kemenangan 40 siswanya, SMAN 2 Ponorogo tidak melupakan siswa lain yang belum beruntung di jalur prestasi.
Mursyid menegaskan komitmen sekolah untuk terus mengawal siswa agar bisa menyusul melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun Mandiri.
Sebagai langkah konkret, pihak sekolah berencana menggandeng lembaga profesional dari luar kota untuk mengadakan try out persiapan UTBK-SNBT dalam waktu dekat.
“Harapan kami, anak-anak tidak cukup hanya lulus SMA, tapi harus terus melanjutkan studi mumpung ada kesempatan. Sekolah akan memfasilitasi penuh agar mereka bisa diterima di kampus impian masing-masing,” pungkasnya optimis. (mas)














































