Home Budaya Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026 Siap Digelar: Dari Festival Musik Pelajar sampai...

Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026 Siap Digelar: Dari Festival Musik Pelajar sampai Last Child & Darboy Genk

0

KOTA, Media Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus menelurkan terobosan segar untuk mendongkrak ekonomi lokal dan kualitas pelayanan publik.

Melalui perhelatan megah Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026 yang akan berlangsung pada 3–6 November 2026, Pemkab menyatukan berbagai sektor strategis dalam satu panggung kolaborasi.

​Agenda besar ini memadukan pameran inovasi dan teknologi (Inotek), bazar UMKM, Tax Award 2026, hingga hiburan kelas atas seperti Festival Musik Antarpelajar serta penampilan pemungkas dari grup band papan atas tanah air.

​Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, Selasa 27 Oktober 2026 menegaskan bahwa perhelatan ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan konsep pameran modern yang inklusif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

​”Kami mencoba melakukan sesuatu yang baru untuk Ponorogo. Melalui ajang Inotek dan rangkaian kegiatan ini, kita ingin membangun ruang kolaborasi antara OPD, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat. Harapannya, tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke depannya,” ujar Lisdyarita.

​Wadah Inovasi dan Peningkatan Pelayanan Publik

​Salah satu menu utama yang menjadi daya tarik tersendiri adalah Ponorogo Inotek Award dan Expo Inotek 2026 yang diinisiasi oleh Bapperida Kabupaten Ponorogo.

Perdana digelar, ajang ini bertujuan menjaring karya terobosan dan mendongkrak Indeks Inovasi Daerah.

​Plt Kepala Bapperida Ponorogo, Luhur Apidianto, menjelaskan bahwa kompetisi inovasi ini melibatkan tujuh kategori: pendidikan dasar, pendidikan menengah, perguruan tinggi, OPD, fasilitas kesehatan, pemerintah desa, hingga kategori terinovatif.

​”Inovasi yang dilahirkan tidak boleh sekadar berhenti di meja perlombaan atau ajang pameran. Karya terbaik harus diintegrasikan dalam perencanaan pembangunan daerah agar dampaknya dirasakan nyata oleh masyarakat,” tegas Luhur.

​Eksplorasi Potensi Ekonomi Kreatif dan Unggulan Daerah

​Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, menambahkan bahwa Kemilau Pekan Raya Ponorogo dirancang untuk menunjukkan bahwa potensi Ponorogo sangat kaya dan multisektor.

​Penguatan Kota Kreatif UNESCO (UCCN): Memberikan panggung luas bagi produk ekonomi kreatif, UMKM kuliner, hingga produk industri komersial (termasuk otomotif kendaraan listrik dan kecantikan).

​Wadah Generasi Muda: Menggelar kembali Festival Musik Antarpelajar untuk jenjang SMA/SMK dan mahasiswa sebagai sarana pembinaan bakat muda.

​Edukasi dan Apresiasi Pajak: Penyerahan Tax Award 2026 sebagai bentuk pengakuan dan dorongan bagi wajib pajak yang taat.

​Pesta Rakyat dan Hiburan Spektakuler
​Tak hanya sarat dengan agenda edukasi dan promosi bisnis, pengunjung juga akan dimanjakan dengan sajian hiburan spektakuler.

Musisi papan atas Last Child dipastikan hadir membakar semangat pengunjung di panggung pembuka, sebelum akhirnya ditutup meriah oleh penampilan energik dari NDX AKA / Denny Caknan / Ndarboy Genk (sesuaikan penampil) di penghujung acara.

​Dengan memadukan pameran inovasi, promosi usaha, apresiasi masyarakat, dan hiburan populer, Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026 siap menjadi agenda tahunan paling dinanti yang menggerakkan roda ekonomi Kota Reog. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here