Home Budaya Kridha Taruna SMAN 2 Ponorogo Sabet Peringkat 9 Penyaji Terbaik FNRP XXXI...

Kridha Taruna SMAN 2 Ponorogo Sabet Peringkat 9 Penyaji Terbaik FNRP XXXI Grebeg Suro 2026

0

KOTA, Media Ponorogo – Prestasi luar biasa dan membanggakan kembali diukir oleh keluarga besar SMAN 2 Ponorogo.

Grup Reog kebanggaan sekolah, Kridha Taruna, sukses menembus jajaran elit kebudayaan Indonesia dengan meraih Peringkat 9 (Grup Reog Penyaji Terbaik) dalam ajang bergengsi Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI Tahun 2026.

Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah baru sekaligus bukti nyata komitmen SMAN 2 Ponorogo dalam pelestarian budaya adiluhung, sekaligus memperkuat branding sekolah sebagai pencetak generasi muda yang unggul di bidang akademis dan berkarakter kuat dalam seni budaya.

Piala penghargaan diserahkan langsung di tengah kemegahan malam puncak perayaan Grebeg Suro 2026 yang berlangsung di Panggung Utama Alun-Alun Ponorogo pada Senin malam, 15 Juni 2026.

Momen tersebut disaksikan oleh ribuan pasang mata, menambah aura kebanggaan bagi seluruh tim Kridha Taruna yang hadir.

Bersaing Ketat di Kancah Nasional

Capaian masuk dalam 10 Besar Penyaji Terbaik ini bukanlah hal yang mudah. Berdasarkan Berita Acara Hasil Penilaian Dewan Pengamat Nomor: 400.6/KH/776/405.08/2026, Reog Kridha Taruna SMAN 2 Ponorogo (Nomor Penampil 24) harus bersaing ketat dengan puluhan grup reog tangguh dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari perwakilan DKI Jakarta, Wonogiri, Surabaya, hingga tingkat Provinsi.

Sebelumnya, pada penampilannya hari Sabtu, 13 Juni 2026, Kridha Taruna yang berkekuatan sekitar 100 personel siswa-siswi SMAN 2 Ponorogo tampil memukau.

Perpaduan harmonis antara ketangguhan gerak para warok, kelincahan jathil, kelincahan pujangganong, hingga kemegahan 6 dadak merak sukses menghipnotis penonton dan dewan pengamat.

Apresiasi Kepala Sekolah: “Anak-Anak Memang Luar Biasa!”

Kepala SMAN 2 Ponorogo, Mursyid, S.Pd., M.Pd., tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan bangganya atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh anak didiknya.

“Alhamdulillah, Reog Kridha Taruna pada tahun 2026 ini berhasil meraih peringkat 9 tingkat nasional. Ini adalah buah manis dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah anak-anak selama kurang lebih tiga bulan latihan intensif,” ungkap Mursyid dengan penuh rasa bangga.

Ia juga menegaskan bahwa pencapaian masuk dalam 10 besar nasional ini merupakan pengakuan nyata atas kualitas talenta yang dimiliki SMAN 2 Ponorogo.

“Masuknya Kridha Taruna ke dalam 10 besar nasional menjadi bukti otentik bahwa siswa-siswi SMAN 2 Ponorogo betul-betul luar biasa. Mulai dari proses latihan yang menguras keringat hingga penampilan puncak di atas panggung, mereka memberikan yang terbaik. Kami siap untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan prestasi ini di masa depan,” tambahnya.

Branding Sekolah dan Pelestarian Budaya Mendunia

Bagi SMAN 2 Ponorogo, keterlibatan aktif dalam FNRP XXXI bukan sekadar memburu piala, melainkan menjalankan misi suci regenerasi budaya.

Di era globalisasi, SMAN 2 Ponorogo sukses membuktikan bahwa anak muda perkotaan mampu menjadi garda terdepan pelestari Reog Ponorogo yang kini statusnya telah diakui secara internasional.

“Kalau anak-anak kita tidak dikenalkan dan dilibatkan dengan reog, lalu siapa lagi yang akan menjaga kelestariannya? Melalui prestasi ini, SMAN 2 Ponorogo memposisikan diri tidak hanya sebagai lembaga pendidikan yang mengejar nilai akademik, tetapi juga rahim bagi lahirnya generasi muda yang bangga akan identitas budayanya,” pungkas Mursyid.

Selamat kepada Reog Kridha Taruna SMAN 2 Ponorogo! Prestasi ini menjadi suntikan motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus terbang tinggi, mengukir prestasi, dan mengharumkan nama Ponorogo di kancah nasional maupun internasional. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here