KOTA, Media Ponorogo — Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-5, 6 dan 7 program sarjana dan magister tahun 2026.
Prosesi pengukuhan yang dilangsungkan di Graha Watoe Dhakon Kampus I ini diikuti sebanyak 2.165 lulusan dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari mulai Selasa (21/7/2026) hingga Kamis (23/7/2026).
Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag menegaskan bahwa momen wisuda bukanlah akhir dari proses menuntut ilmu, melainkan titik awal bagi para lulusan untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensi di tengah masyarakat.
‘’Jangan berhenti belajar. Kalian masih bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 maupun S3 di UIN Ponorogo. Kami siap mendampingi langkah kalian meraih kesuksesan,’’ ujar Prof. Evi dalam pidatonya.
Berdasarkan data akademik, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) menjadi fakultas dengan penyumbang lulusan terbanyak, yakni 1.149 wisudawan.
Posisi berikutnya disusul oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sebanyak 412 lulusan, Fakultas Syariah (Fasya) 291 lulusan, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) 199 lulusan, serta program Pascasarjana sebanyak 114 lulusan.
Dalam kesempatan tersebut, pihak universitas turut memberikan penghargaan kepada para wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas.
Mereka adalah Fiki Nur Sa’adah (Fasya dengan IPK 3,88), Yalika Imanuna (FTIK dengan IPK 3,92), Meita Dwi Mukhlishotul Azizah (FUAD dengan IPK 3,89), Nadia Nurma Fitriani (FEBI dengan IPK 3,94), serta Fitria Puji Atma Dewi (Pascasarjana dengan IPK 3,93).
Prof. Evi menambahkan, dengan ketersediaan jenjang pendidikan yang kini semakin lengkap mulai dari S1, S2, hingga S3, kampus berkomitmen untuk terus menjaga serta meningkatkan mutu pendidikan.
Para alumni juga diingatkan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang pesat tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
‘’UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan. Lahirkan lulusan kompeten, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,’’ pungkasnya.
Wadah Bertumbuhnya Pemimpin Muda dan Berprestasi
Kualitas kepemimpinan dan keunggulan ekosistem akademis di UIN Ponorogo turut dirasakan langsung oleh para wisudawan yang kini jadi alumninya.
Salah satunya Mohammad Choirul Anwar, S.E., wisudawan dari Program Studi Perbankan Syariah FEBI yang juga merupakan demisioner Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) UIN Ponorogo.
Alumni Pondok Pesantren Al-Islam Joresan yang meraih IPK 3,60 ini mengungkapkan bahwa UIN Ponorogo memberikan ruang yang sangat luas bagi mahasiswa untuk mengasah kepemimpinan sekaligus akademik.
Bahkan, berkat keaktifannya memimpin organisasi, ia berkesempatan meraih Beasiswa Keorganisasian.
“Fasilitas di UIN Ponorogo sangat lengkap, mulai dari perpustakaan hingga sarana pendukung perkuliahan yang sangat menunjang mobilitas mahasiswa. Sebagai alumni pesantren, saya merasakan adanya keseimbangan (balanced) yang pas antara integrasi keilmuan agama dan umum di kampus ini,” ungkap alumni asal Pulosari, Jambon tersebut.
Choirul secara khusus juga mengajak para lulusan SMA/MA serta para santri untuk tidak ragu melangkah dan membina masa depan di UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
“Kampus kita secara akreditasi sudah unggul, begitu pula dari sisi keilmuan dan keunggulan risetnya. Sudah banyak karya riset berkualitas yang dilahirkan oleh tiap fakultas. Jadi, bagi adik-adik siswa maupun santri, UIN Ponorogo adalah pilihan yang sangat tepat,” pungkasnya. (mas)













































