Home Birokrasi 5 Besar Ponorogo Inotek Award Siap Rebut Gelar Terbaik

5 Besar Ponorogo Inotek Award Siap Rebut Gelar Terbaik

0

KOTA, Media Ponorogo — Persaingan ajang Ponorogo Inotek Award 2026 semakin ketat. Dari total 77 pendaftar, proses penilaian kompetisi inovasi daerah kini resmi mengerucut pada lima besar terbaik di masing-masing kategori.

​Kepala Bapperida Ponorogo, Luhur Apidianto, menjelaskan bahwa para finalis saat ini memasuki tahap paparan dan penjurian di hadapan dewan juri. Penilaian tidak hanya melihat gagasan, tetapi juga tingkat kematangan dan bukti penerapan di lapangan.

​”Sekarang sudah masuk tahapan lima besar. Nanti mereka mengikuti paparan dan penjurian sebelum pemenang diumumkan pada puncak kegiatan,” ujar Luhur, Rabu (7/10).

 

​Kompetisi tahun ini mencakup enam kategori: Perangkat Daerah, Bidang Kesehatan, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, dan Pemerintahan Desa.

​Enam Juri Lintas Sektor

Untuk menjaga objektivitas, penjurian melibatkan enam juri dari unsur berbeda: 1 dari BRIDA Jatim, 2 dari Pemkab Ponorogo, 2 akademisi, dan 1 dari unsur media.

​Mekanisme penilaian akhir mematok bobot 60 persen nilai kematangan (regulasi, SDM, penerapan, dampak, keberlanjutan) dan 40 persen nilai paparan. Setiap peserta diberi waktu 30 menit—meliputi 10 menit presentasi, 5 menit video, serta 15 menit tanya jawab dan fact finding.

​Dirangkaikan Hari Pahlawan

Semula dijadwalkan bersamaan dengan Sumpah Pemuda, puncak penganugerahan diundur atas masukan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita. Acara inti kini dipusatkan di Alun-Alun Ponorogo dan dirangkaikan dengan Peringatan Hari Pahlawan pada 6 November 2026.

​Malam apresiasi tersebut akan menggabungkan tiga agenda sekaligus:

  1. ​Penganugerahan Ponorogo Inotek Award 2026.
  2. ​Penganugerahan Wajib Pajak Teladan.
  3. ​Penganugerahan Juara Festival Musik Remaja.

​Rangkaian kegiatan juga akan dimeriahkan Expo Inotek pada 3–5 November 2026 yang melibatkan pelaku UMKM ekonomi kreatif, serta didukung festival musik dan pertunjukan seni lintas perangkat daerah (Bapperida, Disdagkum, dan Dinas Pariwisata). (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here