Usung Semangat Kepahlawanan & Pelestarian Budaya Lokal Sawoo
SAWOO, Media Ponorogo – SMK Negeri 1 Sawoo tampil memukau dalam gelaran budaya “Kirab Boyong Keprabon Kapanewon Sawoo” rangkaian peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia pada Kamis sore, 20 Agustus 2026.
Kontingen kebanggaan SMKN 1 Sawoo ini hadir membawa nuansa budaya yang kuat sekaligus menjadi representasi semangat nasionalisme generasi muda Ponorogo.
Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Elvi Nur Mufidah, S.Pd., M.Pd., SMKN 1 Sawoo tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai motor penggerak pelestarian nilai sejarah lokal.
Daya tarik utama kontingen ini adalah hadirnya replika naga raksasa yang disusun dari aneka ragam hasil bumi lokal, sebuah simbol kemakmuran dan potensi agraris wilayah Sawoo yang sangat kreatif.
Ketua Panitia Rangkaian HUT RI ke-81 SMKN 1 Sawoo, Fathur Juhruf, S.Pd., menjelaskan bahwa konsep yang diusung tahun ini adalah “Semangat Kepahlawanan dan Pelestarian Budaya Lokal Sawoo”.
”Kami menampilkan formasi Pembawa Panji dan Pasukan Prajurit yang menggambarkan semangat perjuangan dan kedisiplinan. Ini adalah bentuk penghormatan kami terhadap sejarah dan budaya daerah,” ujar Fathur Juhruf di sela-sela kegiatan.
Sebanyak 34 peserta didik terlibat langsung dalam barisan kirab, yang terdiri dari 4 siswa sebagai pembawa panji dan 30 siswa sebagai pasukan prajurit.
Penampilan mereka semakin autentik dengan balutan busana tradisional Jawa lengkap dengan kain jarik batik, yang dipadukan dengan riasan wajah tegas dan atribut prajurit.
Pendidikan Karakter di Luar Kelas
Lebih dari sekadar atraksi, SMKN 1 Sawoo memandang partisipasi dalam kirab nguri-uri budaya ini sebagai metode pendidikan karakter yang strategis.
”Kegiatan ini menjadi sarana menanamkan nasionalisme, tanggung jawab, dan rasa bangga terhadap warisan budaya. Kami ingin menunjukkan bahwa sekolah vokasi tidak hanya unggul dalam kompetensi keahlian, tetapi juga aktif dalam pembangunan karakter generasi muda yang berakar pada nilai-nilai kebangsaan,” tambah Fathur, yang juga merupakan Guru Produktif TKP.
Mempererat Hubungan dengan Masyarakat
Kehadiran SMKN 1 Sawoo dalam kirab ini disambut hangat oleh masyarakat.
Penampilan disiplin dan kekompakan para siswa di sepanjang rute hingga sesi prosesi di pendopo kecamatan berhasil mencuri perhatian penonton dan tamu undangan.
Melalui partisipasi aktif ini, SMKN 1 Sawoo di bawah nakhoda Elvi Nur Mufidah semakin mengukuhkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang inklusif, peduli sejarah, dan dekat dengan masyarakat.
Harapannya, kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di SMKN 1 Sawoo semakin meningkat, baik dari sisi akademis maupun kontribusi sosial budaya.
Kirab yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan apresiasi meriah dari warga, membuktikan bahwa SMKN 1 Sawoo adalah bagian tak terpisahkan dari geliat pembangunan dan pelestarian identitas budaya di Kapanewon Sawoo. (mas)













































