KOTA, Media Ponorogo – Kemegahan Pawai Lintas Sejarah dalam rangka Grebeg Suro 2026 benar-benar dimanfaatkan SMK Negeri 1 Ponorogo untuk unjuk kreativitas.
Di bawah nakhoda Kepala Sekolah Joko Wilis, lembaga pendidikan vokasi unggulan di Bumi Reog ini sukses mencuri perhatian ribuan pasang mata lewat suguhan kendaraan hias yang megah, estetik, dan sarat makna filosofis.
Tampil dengan nomor lambung R1, mobil hias SMKN 1 Ponorogo mengusung tema “Dewa Shima”.
Kesan sakral langsung terpancar dari bagian puncak kendaraan yang menampilkan replika patung dewa abu-abu gelap, berlatar belakang ukiran gunungan raksasa berlapis warna emas yang melengkung simetris.
Suasana historis kian kental dengan adanya sepasang payung agung bertingkat khas kerajaan berwarna merah di sisi kanan dan kiri.
Di atas kendaraan, dua siswi SMKN 1 Ponorogo tampil anggun mengenakan busana adat Jawa lengkap dengan mahkota cunduk mentul emas yang berkilau.
Keanggunan tersebut dipadukan secara apik dengan struktur bawah mobil yang menyerupai dinding bata ekspos kokoh bertuliskan “SMKN 1 PONOROGO”.
Tak ketinggalan, instalasi buket bunga krisan dan aster alami yang mekar segar di bagian depan mempertegas sentuhan estetika modern.
“Partisipasi ini adalah bukti nyata komitmen kami. SMKN 1 Ponorogo tidak hanya fokus mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga aktif melestarikan budaya bangsa dan menumbuhkan kreativitas seni peserta didik,” ujar Kepala SMKN 1 Ponorogo, Joko Wilis Putro, M.Pd.
Penampilan berkarakter ini menjadi sarana branding kuat bagi jargon kebanggaan sekolah: SMKN 1 PONOROGO “SIP” (Siap Kerja, Inovasi, Prestasi).
Melalui momentum Grebeg Suro 2026, sekolah yang beralamat di Jl. Jendral Sudirman No. 10 Ponorogo ini kembali membuktikan konsistensinya dalam Melestarikan Budaya, Menumbuhkan Kreativitas, dan Mengukir Prestasi untuk Indonesia. (adv/mas)












































