KOTA, Media Ponorogo – SMA Negeri 3 Ponorogo kedatangan tamu istimewa, 1 Maret 2024. Ya, sekolah yang dipimpin Dr. Sasmito Pribadi, M.Pd itu mendapat kunjungan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, sekaligus Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai.
Kehadiran orang nomor satu di bidang pendidikan Pemprov Jatim itu dalam rangka meresmikan Aula Yudhistira di SMAN 3 Ponorogo, sekaligus meninjau sarana dan prasana di SMAN 3 Ponorogo.
Aries Agung Paewai mengaku terkesan dengan SMAN 3 Ponorogo. “Sekolah ini besar banget luas sekali dan punya fasilitas memadai,” ungkapnya.
Namun Kadindik berharap agar keluarga besar sekolah komitmen dalam menjaga kebersihan.
Termasuk siswa-siswinya harus disiplin untuk menata dan merawat ruang kelas sehingga nyaman dan betah di ruang kelas.
“Kalau bersih nyaman indah pasti betah di lingkungan. Kalau tidak bersih dan tidak nyaman sampah di mana-mana saya yakin jadi siswa di sekolah ini tidak betah di ruangan,” terangnya.
Pihaknya mengajak, semua pihak membangun kepedulian bahwa sekolah ini milik bersama bukan pemprov saja. Kalau milik bersama berarti semua punya tanggungjawab di dalamnya.
“Saya juga berpesan kepada Kepapa Sekolah sekaligus guru dan tenaga pendidik untuk selalu membersihkan lingkungan dengan mengajak anak-anak berperan aktif menjaga sekaligus memungut sampah jika ada yang terlihat,”
Ia juga memberikan motivasi bahwa sejak mendapat amanah sebagai Kadindik ingin melihat dan menyaksikan serta ingin betul meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas baik SMA/SMK/SLB.
“Harapannya semakain tinggi mutu pendidikan tentu lulusan semakin baik. Diharapkan lulusan baik pasti pertama diterima PTN dan bisa kompetitif masuk dunia usaha maupun dunia industri,” tandasnya.
Kadindik juga mendorong Kepala Sekolah untuk banyak menelurkan inovasi. Artinya tidak rerkungkung hanya di satu tempat atau kompetensi saja.
Pihaknya bahkan sudah mencanangkan setiap kasek harus memiliki inovasi yang punya tujuan tematik yang bisa mengangkat mutu dan martabat sekolah itu sendiri.
“Kalau sudah punya tematik, maka harus diangkat sehingga mengangkat mutu dan kualitas dari seluruh siswanya maupun sarana prasrana pendukung bisa memberikan kelanjutan,” pungkasnya. (mas)

















































