Home Daerah Diduga Depresi ditinggal Istri di Hongkong, warga Krebet, Jambon nekad Gantung diri

Diduga Depresi ditinggal Istri di Hongkong, warga Krebet, Jambon nekad Gantung diri

2953
0

PONOROGO – Warga Krebet geger, Parnu (48 tahun) diduga depresi nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di pohon jambu menthe belakang rumahnya di dukuh Kayen Desa Krebet Kecamatan Jambon, Ponorogo, Rabu (11/09/2019) pukul 05.00 wib.

Mengenakan kaos warna biru, celana pendek warna putih,  Parnu ditemukan warga dalam kondisi menggantung dengan leher terlilit seutas tali warna biru yang diikatkan pada pohon mente.

 “Motif bunuh diri ini dilakukan karena ditinggal istrinya pergi menjadi tkw di Hongkong,” kata Jemiran Kades Krebet saat dihubungi lewat hand phonenya.
Sementara Kasubag Humas Polres Ponorogo Iptu. Edy Sucipta saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya kejadian orang meninggal dunia gantung diri di Desa Krebet Kecamatan Jambon, wilayah hukum polsek Jambon.

“Tkp di belakang rumahnya korban, dukuh Karang Uni RT/RW 02/03 desa Krebet Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo,” ucapnya.

Kronologis kejadian lanjut Iptu. Edy,
Rabu 11 September 2019 sekitar Pukul 05.00 Wib tetangga korban (kakaknya) berniat minta air kepada Korban dan kaget melihat adiknya meninggal mengantung di pohon jambu mente.

“Korban nekad gantung diri dengan mengunakan tali plastik warna orange. Kemudian Saksi memanggil istrinya dan warga sekitar memberitahu, dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jambon,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan,  berdasarkan keterangan saksi korban dan tetangga sekitar bahwa korban menggalami dispresi akibat di tinggal pergi jadi tkw di luar negeri.

Langkah-langkah yang telah di laksanakan petugas Polsek Jambon, mendatangi TKP, mencatat Saksi-saksi dan melakukan olah TKP.

Bersama warga mengevakuasi korban dan team Identifikasi Polres dan team Medis dari Puskesmas Jambon melakukan pemeriksaan luar terhadap korban dengan hasil tidak di temukan tanda-rabda penganiayaan.

“Menyerahkan korban kepada pihak keluarga, untuk dimakamkan,” pungkasnya. (mny)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here