Home Daerah “Senyum Kakek Soeran untuk pak Bhabin Tumpuk” , Kakek miskin terbaring Sakit

“Senyum Kakek Soeran untuk pak Bhabin Tumpuk” , Kakek miskin terbaring Sakit

171
0

PONOROGO (MP) – Kakek Soeran (75 thn) lelaki tua dengan kondisi sakit-sakitan saat dikunjungi Bhabinkamtibmas Desa Tumpuk Bripka Agung Supriyono, S.H. tampak tersenyum.

Kakek Soeran hidup bersama itrinya Ginem (65 thn) dan Giyanto (27 thn) maaf.. (anak semata wayangnya mengalami keterbelakangang mental) menempati rumah hasil bedah rumah dari pemerintah, potret keluarga miskin.

Hati siapa yang tak trenyuh melihat orang yang sudah tua (mbah Soeran) dan sakit sakitan. Tubuh terbalut kulit keriput dan hanya menyisakan tonjolan tulang seakan mengetuk dengan keras hati nurani kita.

Kakek Soeran hanya bisa terbaring lemas karena penyakit didaerah perut yang dideritanya, ditemani istri dan anak lelakinya.

Ya, itulah kakek Soeran. Laki laki berusia tiga per empat abad yang tinggal di Dkh. Ngengor Rt 02 Rw 01 Desa Tumpuk.

Menempati rumah mungil hasil bedah rumah menjadi saksi tersendiri, bagaimana perjalanan hidupnya dan orang orang yang peduli padanya sekeluarga.

Hal hal itulah yang mendasari Bhabinkamtibmas Desa Tumpuk Bripka Agung Supriyono, S.H. sangat peduli terhadapnya.

Di sela-sela kegiatan yang padat sebagai anggota Polsek Sawoo sekaligus Bhabinkamtibmas, selalu menyempatkan menyambangi mbah Soeran sekeluarga.

Baginya keluarga ini sudah tidak asing lagi dalam pelaksanaan tugasnya sebagai Bhabinkamtibmas desa Tumpuk. Karena hampir setiap pekan selalu sambang ke keluarga tersebut.

“Saya usahakan setiap saya sambang ke desa Tumpuk, mampir ke rumah mbah Soeran. Bagaimanapun juga, beliau ini sangat butuh uluran tangan kita semua.” ujar Bripka Agung.

Setidaknya hal itu bisa meringankan keseharian mereka sekeluarga. Maklum, anak laki laki satu²nya juga mengalami masalah psikologis hingga tidak bisa menjadi tulang punggung keluarga.

Kakek Soeran ini sebenarnya telah menjalani pengobatan di RSUD Trenggalek, namun entah mengapa pengobatan itu berhenti hingga sekarang.

“Beliau sangat senang bila ada yang datang berkunjung. Sumringah dan begitu bahagia. Semoga terus ada bantuan ke mbah Soeran. Senyumnya mbah Soeran, senyum kepasrahan,” tambah Agung.(mny).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here