Home Headline DGB  Pusat  &  DP Jatim Institut Ju-jitsu Indonesia Gelar  UKT  Asisten &...

DGB  Pusat  &  DP Jatim Institut Ju-jitsu Indonesia Gelar  UKT  Asisten & Pelatih di Ponorogo

0

PONOROGO (MP) – Kabupaten Ponorogo  semakin berjaya dan menjadi gudangnya olah raga  bela diri khususnya Ju-Jitsu.  Hal itu dibuktikan, Kota Reyog ditunjuk  oleh  Dewan Resmi Guru Besar dan Pengurus Pusat IJI  sebagi tempat diadakannya Ujian Nasional Kenaikan Tingkat Asisten dan Pelatih wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kegiatan selama dua hari yakni, Sabtu dan Minggu (23-24/02/2019) itu diadakan di rumah Ketua IJI Kabupaten Ponorogo Muryanto, S.IP, Dan  VI di Desa Tegalombo Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo Propinsi Jawa Timur.

Acara dihadiri Ketua Dewan Guru Besar Pusat IJI  AKBP Drs. Purn Heru Winoto, Dan X,  Sekretaris Jendral  IJI  Pusat Dedy Triharjanto, Dan VII, Ketua Dewan Pimpinan IJI Propinsi Jatim, jajaran pengurus Pusat, atlit MMA ONE PRIDE dari Ju-Jitsu Rudy Gunawan, Ketum IJI Ponorogo Muryanto, S.IP, Dan VI dan jajaran pengurus IJI Kabupaten Ponorogo.

Sekretaris Jendral  Institut Ju-Jitsu Indonesia Pusat Dedy Triharjanto, Dan 7 usai memberikan materi ujian kenaikan tingkat asisten dan pelatih mengungkapkan, hari ini adalah ujian nasional  yang diselenggarakan  pengurus pusat Institut Ju-Jitsu Indonesia.

“Secara aturan dan anggaran rumah tangga Ujian Nasional ini boleh diadakan diluar Jakarta. Asalkan secara resmi ditunjuk oleh dewan resmi guru besar, seperti di Kabupaten Ponorogo,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, Dewan Guru Besar dan Pengurus Pusat IJI sudah menunjuk diadakan di Ponorogo yang diselenggaran selama dua hari yakni tanggal (23-24/02/2019).

“Ada ujian tingkat pelatih Nasional, yakni mulai dari Dan I ke Dan II, Dan II ke Dan III  sampai dengan Dan  V.  Ini adalah kenaikan tingkat untuk pelatih tingkat Nasional.  Selain itu ada juga, Ujian tingkat Asisten yakni dari orange, biru dan hitam (sabuk warna),” terangnya.

Untuk peserta ujian kenaikan tingkat asisten dan pelatih kata Dedy mayoritas diikuti dari Kabupaten Ponorogo, dan dari kota lain di Jawa Timur.

“Tahun ini Ujian Nasional Kenaikan Tingkat, (PP- IJI)  mengadakan di dua tempat,  yakni di Kabupaten Ponorogo dan besok tanggal  (9-10/03/2019) diadakan di Bontang Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Dikatakan, Ju-Jitsu itu adalah suatu organisasi diatasnya yakni Pengurus Besar  Ju-Jitsu  Indonesia (PBJI)  yang terus mengikuti perkembangan pertandingan tingkat Dunia.

“Dari situ, Kita up date sistem pertandingan Internasional  yaitu Newasa dan Figting Sistem. Jadi ujian kali ini Kita harapkan pelatih menguasahi  benar dan detail tehnik-tehnik newasa. Karena tehnik ini yang saat ini dipertandingkan,” jelasnya.

Menurutnya,  sekarang ini dari IJI mempunyai tiga duta yang akan mengikuti kejuaraan SEA Games  di Philipina tahun 2019.

“Aturan-aturan ini harus kita perkenalkan kepada seluruh pelatih,  supaya dalam pencarian bibit baru nanti bisa dipenuhi oleh IJI sendiri,” katanya.

Dedy menilai, saat ini potensi-potensi didaerah  seperti di Kabupaten Ponorogo, pihaknya melihat mental para atlitnya sudah baik dan tidak diragukan lagi.

“Tinggal tehniknya saja. Seperti di Ponorogo  tiap tahun rutin diadakan pertandingan  Ju-Jitsu di UNMUH Ponorogo.  Ini adalah salah satu pencarian bibit, dari sini bisa digali dan nanti akan kita seleksi di Jakarta.  Ponorogo  potensinya sangat besar sekali,” ujar Dedy yang juga sebagai Sekretaris PBJI.

Lebih lanjut diharapkan Ju Jitsu kedepan lebih memasyarakat di Indonesia, karena  seni  bela diri Ju-Jitsu di Indonesia trendnya sangat tinggi. Setelah kemarin,  Ju Jitsu bisa tembus di Asian Games  yang pertama tahun 2018 kemarin,  dan tahun 2019 akan diikutkan Pemerintah Indonesia di Philipina.

“Dengan dua event ini, Jut Jitsu trendnya semakin tinggi di Indonesia. Progam kami adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat yakni, memberikan pelatihan karena animo masyarakat sangat tinggi untuk belajar Ju-Jitsu. Maka saat  kita terus menyiapkan potensi pelatih, agar permintaan animo masyarakat  berlatih Ju-Jitsu tinggi, jangan sampai pelatihnya kurang,” paparnya.

Sementara itu Ketua Umum Ju-Jitsu Kabupaten Ponorogo Muryanto, S.IP, Dan VI  (anggota DPRD Kabupaten Ponorogo) menyatakan ucapan terima kasih atas keperayaan DGB IJI Pusat dan DP IJI Propinsi Jatim Kabupaten Ponorogo dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan ujian Nasional Kenaikan Tingkat Asisten dan Pelatih.

“Semua ini berkat kerja keras dan kekompakan semua Pengurus IJI Kabupaten Ponorogo dan seluruh jajaran . Dan alkhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan sukses,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, jumlah peserta yang mengikuti ujian nasional kenaikan tingkat asisten dan pelatih ada 200 peserta, terdiri dari Dan I ada 70 orang, Dan II ada 16 orang, Dan III ada 5 orang, Dan IV ada 6 oran, Dan V satu orang, serta 100 asisten pelatih dari biru ke coklat. (mny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here