SUKOREJO, Media Ponorogo – Keluhan warga terkait kerusakan jalan ruas Ngambakan-Walikukun-Mlancar di Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) memastikan bahwa jalur penghubung tersebut telah masuk dalam agenda perbaikan tahun anggaran 2026.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPKP Ponorogo, Shintawati, menyatakan bahwa pihaknya telah merencanakan penanganan permanen untuk ruas jalan tersebut.
Menurutnya, jenis perbaikan yang disiapkan adalah overlay atau pelapisan ulang aspal.
“Ruas Ngambakan- Mlancar tahun ini akan ada pekerjaan overlay,” ujar Shintawati saat dikonfirmasi media, Jumat (13/3/2026).
Langkah ini diambil menyusul kondisi jalan sepanjang 1,5 kilometer tersebut yang dilaporkan mengalami kerusakan parah.
Bahkan, di beberapa titik, besi tulangan beton sudah menyembul ke permukaan hingga membahayakan pengendara.
Menanggapi kondisi darurat tersebut, warga Dukuh Walikukun sebelumnya sempat melakukan aksi tambal sulam secara swadaya dengan anggaran sekitar Rp10 juta.
Terkait detail teknis perbaikan, Shintawati menjelaskan bahwa timnya akan segera turun ke lapangan.
Langkah ini diperlukan untuk menentukan apakah jalan cukup dilapisi aspal atau memerlukan penguatan struktur tambahan sebelum proses overlay dilakukan.
“Masih akan kami survei terlebih dahulu untuk dilakukan perencanaan teknisnya,” imbuhnya singkat.
Kepastian perbaikan ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat, terutama menjelang momentum mudik Lebaran.
Warga berharap proses survei dan pengerjaan bisa segera terealisasi agar akses ekonomi dan mobilitas antarwilayah di Kecamatan Sukorejo kembali lancar tanpa dihantui risiko kecelakaan.
Apa itu overlay?
Dalam konstruksi jalan, overlay adalah pengerjaan pelapisan ulang aspal di atas lapisan aspal (atau beton) yang sudah ada.
Sederhananya, jalan yang lama tidak dibongkar total, melainkan langsung ditimpa dengan lapisan aspal baru untuk meningkatkan kualitas dan memperpanjang usia pakai jalan tersebut.
Berikut adalah beberapa poin penting mengenai teknis overlay:
1. Kapan Overlay Dilakukan?
Overlay biasanya dilakukan pada jalan yang secara struktur masih kuat, tetapi permukaan atasnya sudah mulai rusak, seperti: Banyak tambalan. Muncul retak-retak rambut. Permukaan sudah mulai licin atau kasar. Terdapat lubang-lubang kecil yang merata.
2. Apa Fungsinya?
Meningkatkan Kerataan: Jalan jadi halus kembali, sehingga nyaman dan aman bagi pengendara.
Memperkuat Struktur: Lapisan tambahan ini menambah daya dukung jalan terhadap beban kendaraan (tonase).
Mencegah Kerusakan Lebih Dalam: Lapisan baru ini menutup celah/retakan agar air hujan tidak masuk ke fondasi jalan yang bisa menyebabkan jalan ambrol. (mas/mny)














































