SUKOREJO, Media Ponorogo – Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Sukorejo, Polres Ponorogo tepatnya di Jalan Raya Ponorogo-Magetan, depan Pom Pertashop, Dukuh Krajan, Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Kamis (12/3/2026) pagi sekitar pukul 06.30 WIB.
Insiden “adu banteng” yang melibatkan sepeda motor Honda Vario dan Suzuki Smash ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu orang lainnya mengalami luka berat.
Kronologi kejadian Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario merah dengan nomor polisi R-6433-LR yang dikemudikan oleh Andrianto (40), warga Desa Wadung, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, melaju dari arah Barat ke Timur dengan kecepatan sekitar 70 km/jam.
“Sesampainya di TKP, muncul sepeda motor Suzuki Smash bernopol N-2453-HW yang dikendarai oleh Rusmanto (66), warga setempat (Desa Kedungbanteng), yang saat itu sedang menyeberang jalan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat atau adu banteng tidak dapat terhindarkan,” terang Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono.
Korban Jiwa dan Kerugian Akibat benturan keras tersebut, pengendara Suzuki Smash, Rusmanto, mengalami luka serius pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Diketahui, saat kejadian korban tidak mengenakan helm pengaman.
Sementara itu, pengendara Honda Vario, Andrianto, mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Hardjono Ponorogo untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Beruntung, Andrianto saat itu menggunakan helm pengaman serta memiliki kelengkapan surat kendaraan (SIM dan STNK).
“Satu korban meninggal dunia di tempat, sementara satu lainnya luka berat. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 5.000.000,” tambahnya.
Himbauan Kepolisian Pihak Polsek Sukorejo telah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan barang bukti. Kasus ini kini telah diserahkan ke Unit Laka Lantas Polres Ponorogo untuk penyidikan lebih lanjut.
Atas kejadian ini, Kapolsek Sukorejo menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar lebih berhati-hati dan waspada, terutama saat hendak menyeberang jalan.
“Kami meminta masyarakat untuk selalu disiplin berlalu lintas. Gunakan helm standar untuk perlindungan diri, perhatikan kecepatan, dan pastikan situasi aman sebelum menyeberang. Jangan sampai kelalaian sesaat berujung duka bagi keluarga di rumah,” pungkas Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono. (mny)














































