MLARAK, Media Ponorogo – Ribuan jamaah tumpah ruah menghadiri kegiatan bertajug “SMKN 1 Mlarak Bersholawat” bersama Gus Farhan Li Ulil Albab, Senin malam (31/8/2026).
Perhelatan akbar ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan religius yang mengusung tema “Menjadi Bangsa Berdaulat, Adil, Makmur, dan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW” ini berlangsung hikmat & meriah di halaman sekolah.
Istimewanya lagi, acara dihadiri langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo, jajaran Forkopimcam Mlarak, para Kepala SMP se-Kecamatan Mlarak, kepala desa setempat, tokoh agama, serta ribuan siswa, alumni, dan wali murid.
16 Tahun Perjalanan: Menjaga Amanah dan Meneladani Rasulullah
Kepala SMKN 1 Mlarak, Regina Bayu Nirmala Dewi, SS, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur mendalam atas perjalanan sekolah yang kini telah menginjak usia 16 tahun.
Menurutnya, perjalanan belasan tahun ini merupakan bentuk pengabdian nyata sekolah dalam mendampingi, membimbing, dan mengukir masa depan putra-putri Ponorogo.
“Selama 16 tahun ini, SMKN 1 Mlarak terus berjuang dan berbenah untuk memberikan layanan pendidikan terbaik. Kami ingin memastikan anak-anak tidak hanya cerdas dan prigel (terampil) secara akademik maupun keahlian, tetapi juga memiliki budi pekerti yang luhur dan kepribadian yang santun,” ungkap Regina di hadapan para rawuh.
Beliau juga menegaskan bahwa perkembangan pesat SMKN 1 Mlarak hingga saat ini tidak lepas dari besarnya kepercayaan masyarakat.
Bagi pihak sekolah, kepercayaan tersebut adalah amanah besar yang harus dijaga dengan dedikasi tinggi dan pengabdian yang terus bertransformasi menjadi lebih baik.
“Keberhasilan ini tentu tidak bisa kami raih sendirian. Terima kasih yang setulus-tulusnya kami sampaikan kepada para guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, orang tua, alumni, hingga jajaran pemerintah dan masyarakat yang terus bersinergi menyengkuyung SMKN 1 Mlarak,” tambahnya.
Mengaitkan momentum bulan kemerdekaan dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Regina mengajak seluruh warga sekolah untuk mengisi kemerdekaan dengan membentuk generasi unggul.
“Mari kita jadikan keteladanan Rasulullah SAW—terutama dalam hal kejujuran, kesabaran, dan kasih sayang—sebagai pijakan utama mendidik anak-anak kita agar menjadi tepadang (cahaya) bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya penuh harap.
Apresiasi Kacabdin: Dulu Tersok-Sok, Kini Murid Datang Sendiri
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Ponorogo, Maskun, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini sekaligus menyoroti pesatnya perkembangan SMKN 1 Mlarak dari waktu ke waktu.
Dalam pengarahannya, Maskun mengungkapkan rasa bangganya terhadap transformasi luar biasa yang dialami SMKN 1 Mlarak.
Berdasarkan informasi dari tokoh masyarakat setempat, sekolah ini dulunya harus berjuang keras untuk mendapatkan calon peserta didik baru.
“Saya tadi mendengar dari Pak Kades bahwa dulu sekolah ini tersok-sok untuk mendapatkan murid. Namun sekarang luar biasa, murid itu datang sendiri karena ada kepercayaan yang cukup besar dari masyarakat terhadap SMK Negeri 1 Mlarak,” ujar Maskun disambut tepuk tangan hadirin.
Kacandin menyampaikan terima kasih mendalam kepada para orang tua, wali murid, serta seluruh elemen pendidikan di Mlarak atas kepercayaan besar tersebut. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa SMKN 1 Mlarak telah berhasil membuktikan kualitas dan dedikasinya.
Tiga Kunci Sukses Generasi Muda (Skill, Attitude, Spirit)
Lebih lanjut, Kacabdin menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan dan Maulid Nabi tidak boleh berhenti sekadar seremonial belaka, melainkan harus menjadi momentum perubahan karakter siswa.
Ia membagikan tiga kunci sukses yang wajib dipegang oleh para siswa SMK untuk meretas masa depan. Yakni Skill (Keterampilan): Keahlian praktis sesuai bidangnya untuk bekal dunia kerja.
Attitude (Sikap & Akhlak): Pembentukan karakter luhur dan etika bertindak—sebab di era sekarang skill saja tidak cukup tanpa akhlak yang baik.
Serta Spirit (Motivasi): Semangat pantang menyerah, kerja keras, dan disiplin tinggi.
Di akhir sambutannya, Kacabdin Ponorogo mengingatkan para orang tua dan tenaga pendidik untuk terus mengawal tumbuh kembang anak di era digital.
Ia mengimbau agar penggunaan gawai dan media sosial siswa senantiasa dipantau agar terhindar dari dampak negatif seperti pinjaman online ilegal, judi online, serta pengaruh buruk media sosial.
“Mari kita kawal bersama. Pihak sekolah jangan cepat puas dengan apa yang dicapai saat ini, terus berupaya untuk semakin maju. Sinergi antara siswa, orang tua, sekolah, dan forum pimpinan di Kecamatan Mlarak adalah kunci utama untuk membawa SMKN 1 Mlarak semakin jaya dan berprestasi,” pungkasnya.
Simbol Syukur: Pemotongan Tumpeng di Hadapan Ribuan Jamaah
Suasana haru dan khidmat semakin terasa saat memasuki prosesi puncak sebagai ungkapan rasa syukur atas usia ke-16 SMKN 1 Mlarak.
Sebelum majelis selawat dimulai, dilakukan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Kepala SMKN 1 Mlarak, Regina Bayu Nirmala Dewi, SS, M.Pd yang kemudian diserahkan secara langsung kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo, Maskun, S.Pd., M.Pd.
Prosesi penyerahan tumpeng tersebut disaksikan langsung oleh ribuan jamaah dan warga sekolah yang memadati seluruh area halaman SMKN 1 Mlarak.
Sorak gembira dan doa bersama membumbung tinggi, mengiringi harapan agar SMKN 1 Mlarak senantiasa dilimpahi keberkahan dan kejayaan.
Usai pemotongan tumpeng, acara dilanjutkan dengan gema lantunan selawat yang dipimpin langsung oleh Gus Farhan Li Ulil Albab beserta tim hadrah Biajmala Dzikro, membawa seluruh jamaah larut dalam kekhusyukan hingga akhir acara di bawah MC kondang Ersa Tata.
Kemeriahan majelis sholawat malam itu menjadi penanda bahwa SMKN 1 Mlarak tak hanya tumbuh secara kuantitas, melainkan juga mengakar kuat secara kualitas dan karakter keagamaan. (mas)











































