Home Daerah Hilang 6 hari, Kakek di Ponorogo ini Ditemukan Meninggal Dunia Didasar Jurang...

Hilang 6 hari, Kakek di Ponorogo ini Ditemukan Meninggal Dunia Didasar Jurang 10 meter

0

NGEBEL, MEDIAPONOROGO.COM – Nasib naas dialamai kakek Gunari (80 tahun) asal Dusun Glodek Rt 02 Rw 01Desa Wagir lor Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorgo.

Setelah dinyatakan menghilang dari rumahnya, korban justru ditemukan telah meninggal dunia dengan kondisi menggenaskan.

Korban ditemukan didasar jurang sedalam kurang lebih 10 meter, dan telah meninggal dunia. Diduga korban tewas, setelah terpeleset ke jurang saat mencari rumput.

Kapolsek Ngebel Iptu. Eko Murbiyanto Kalimantoro saat dikonfirmasi awak media membenarkan, Selasa (10 November 2020) sekira Pukul 06.30 Wib, telah terjadi orang meninggal karena terpeleset ke dalam jurang setingi +-10 M di Duaun Glodek Rt 02 Rw 01Desa Wagir lor Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo.

“Korban bernama Gunari  (80 th) Dusun Glodek Rt 02 Rw 01Desa Wagir lor Kecamatan  Ngebel Kabupaten Ponorogo,” katanya.

 

“Ciri – Ciri Korban, mengunakan kaos lengan pendek berlogokan partai Demokrat, menggunakan celana pendek warna hitam, panjang mayat 160 cm, ditemukan sabit di samping korban,  ditemukan satu potong sarung kotif kotak-kotak,” terangnya.

Kapolsek Ngebel juga menjelaskan kejadian tempat perkara di jurang samping kebun korban Alamat Dusun Glodek Rt 02 Rw 01Desa Wagir lor Kecamatan Ngebel, Ponorgo.

Kronologis kejadian lanjut Kapolsek Ngebel Iptu. Eko, Rabu tanggal 4 November 2020 Sekira pukul 06.30 wib, korban pergi dari rumah tanpa sepengetahuan siapapun.

“Tiga hari kemudian keluarga mencari kerumah saudaranya di Desa Banaran kecamatan Pulung dan ke Kecamatan Sawoo.  Karena korban sebelumnya sering pergi kerumah saudaranya berhari-hari tanpa pamitan pada keluarga yg dirumah,” terangnya.

Namun setelah dicari tidak ditemukan dirumah saudara”nya, dan tidak ada yang tahu keberadaanya, dan pada hari Selasa (10 November 2020) sekira jm 05.00 wib, anak korban yang bernama Tumiati (saksi) pergi kekebun milik korban untuk mencari buah pucung yang terletak didekat jurang tersebut.

“Mencium aroma membusuk dan melihat kedalam jurang tersebut melihat kaki korban,  kemudian saksi meminta tolong pada warga sekitar bersama warga mengecek kedalam jurang dan ditemukan korban sudah meninggal dunia dalam keadaan membusuk,” ucapnya.

Selanjutnya atas kejadian tersebut melaporkan  ke Polsek Ngebel guna pengusutan lebih lanjut.

“Atas kejadian tersebut pihak keluarga menerima kematian korban dan tidak menuntut untuk dilakukan outopsi,” tambahnya.

Hasil riksa Team medis Ciri-ciri mayat, terdapat luka babras di kaki kanan dan kiri, panjang mayat 160 cm, terdapat luka benturan di kepala atas bagian kanan dan Tidak diketemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.

“Atas kejadian tersebut pihak keluarga sudah menerima dan ikhlas sebagai musibah serta tidak menuntut kepada siapapun dan membuat surat pernyataan,” pungkasnya. (mny).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here