Home Daerah Kapolsek Sawoo Cek Jalan Putus di Lingkungan Jengglong Desa Sawoo

Kapolsek Sawoo Cek Jalan Putus di Lingkungan Jengglong Desa Sawoo

0

PONOROGO – Hujan deras pada Senin sore (2/3/2020), kembali mengakibatkan kejadian berupa jalan terputus di lingkungan Jengglong, RT 4 RW 1 Dukuh Sawoo, Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo.

Ases jalan satu-satunya yang selama ini menghubungkan lingkungan Jengglong dengan wilayah sekitarnya terputus karena tergerus banjir sungai Sawoo (aliran DAS Solo), sehingga mengakibatkan seluruh badan jalan sepanjang kurang lebih 10 meter terbawa arus sungai.

Kejadian ini sebenarnya sudah diantisipasi oleh pihak Pemerintah Desa Sawoo bersama warga sekitar dengan membuat bronjong batu guna menahan derasnya banjir.

Namun perlahan usaha warga guna menyelamatkan akses jalan ini harus pupus, karena tetap saja banjir menerjang jalan dibibir sungai setinggi 4 meter ini.

Dengan kejadian ini praktis sekitar 8 rumah dan 1 mushola semi terisolir dan hanya bisa mengandalkan sepeda motor melewati pekarangan warga.

Kapolsek Sawoo AKP Edi Suyono, S.E. yang meninjau lokasi bersama Kanit Binmas Aiptu Subandi dan Kepala Desa Sawoo Sariono menerangkan bahwa hujan yang terjadi sejak pukul 15.30-17.30 wib menyebabkan arus banjir di sungai Sawoo.

“Kejadiannya tadi dilaporkan terjadi sekitar pkl.17.00 wib, dimana bronjong batu yang sebelumnya dibuat untuk menambal longsoran jalan ini tidak kuat menahan arus, dan bahkan terbawa arus banjir,” ujarnya.

Kemudian arus banjir juga langsung menghantam sisa separuh badan jalan setinggi 4 meter sepanjang kurang lebih 10 meter.

Masih menurut AKP Edi Suyono, lokasi ini berada di tikungan sungai, ditambah jalan yang terputus sangat dekat dengan bibir sungai.

“Dirinya juga berpesan kepada warga agar sementara tidak berada di sekitar lokasi karena curam dan dikhawatirkan rawan longsor,” ucapnya.

Untuk itu, apabila terjadi curah hujan dengan intensitas yang tinggi, kepada warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi agar sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Atas kejadian ini warga lingkungan Jengglong harus menempuh jalur memutar sekitar 1,5 Km melewati jalan persawahan untuk sekedar ke pasar atau ke sekolah terdekat,” tukasnya. (mny).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here