Home Birokrasi Bupati Ponorogo Lantik 56 Kades, Pilkades Serentak, Ini Pesannya

Bupati Ponorogo Lantik 56 Kades, Pilkades Serentak, Ini Pesannya

152
0

PONOROGO (MP) – Bupati Ponorogo Ipong Muchlisoni melantik 58 Kepala Desa (Kades) terpilih, dua kades pengganti antar waktu, dan 56 Pilkades serentak yang digelar bulan Juli 2018.

Prosesi pelantikan dan angkat sumpah dilangsungkan di pendopo Kabupaten Ponorogo, Kamis (13/09/2018).

Prosesi pelantikan dihadiri oleh Wakil bupati Soedjarno, para pejabat Pemkab Ponorogo, pimpinan DPRD Ponorogo dan jajaran Forkopimda.

Dalam kesempatan itu Ipong Muchlisoni menyampaikan ucapan terima kepada masyarakat Ponorogo atas pelaksanaan Pilkades serentak bulan Juli  berjalan dengan aman, lancar dan sukses.

“Ini merupakan Rahmad Alloh dan kedewasaan masyarakat Ponorogo yang mengadakan pilkades serenrak dalam berdemokrasi dan semua kandidat serta tim suksesnya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, walaupun dibeberapa desa dalam perolehan suaranya ada yang ektrem, tapi juga ada yang tipis selisih suaranya. Dan semua itu tetap bisa berjalan dengan kondusif.

Selain itu orang nomor satu di Pemkab Ponorogo ini juga mengucapkan selamat kepada para kades yang baru saja dilantik.

 

“Saya melihat kades yang baru saja dilantik masih ada usia muda ini menjadi menarik. Karena sebenarnya yang namanya pemimpin ini adalah kepala desa, bukan camat, bukan bupati,” terangnya.

Sebab, kepala desa adalah ujung tombak dilapangan yang langsung berhubungan dengan masyarakat. Hal itu dibuktikan, adanya pemilhan langsung kepala desa dalam waktu cukup lama.

“Pilkades ini sudah ada, sebelum adanya pilihan bupati secara langsung, presiden dan gubernur. Artinya pilkades ini bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ucapnya.

Bupati juga berpesan kepada kades agar setelah dilantik bisa memberikan yang terbaik bagi warganya.

“Sebagai kades tentunya yang ditunggu masyarakat adalah meningkatkan kesejahteraan warganya. Jadi setelah dilantik, ini merupakan awal dari perjuangan didesanya,” jelasnya.

Dikatakan, tugas awal dari kades adalah menyusun APBdes 2019. Dimana pemerintah pusat dalam tiga tahun ini sudah menggelontorkan anggaran kedesa cukup besar, karena pemerintah pusat, propinsi dan kabupaten, pembangunan dimulai dari desa.

“Semua ini dilakukan agar maayarakat didesa menikmati dan kehidupannya semakin sejah tera,” pungkasnya. (Mny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here