Home Headline Hasil Panen Bagus, Harga Gabah Sawah di Gelanglor Ponorogo Capai Rp 810...

Hasil Panen Bagus, Harga Gabah Sawah di Gelanglor Ponorogo Capai Rp 810 Ribu per Kuintal

0

SUKOREJO, Media Ponorogo – Senyum sumringah kini menyelimuti para petani di Desa Gelanglor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo.

Bagaimana tidak, musim panen padi kali ini membawa berkah ganda: kualitas bulir padi yang dinilai bagus serta harga jual gabah di tingkat petani yang terbilang cukup tinggi.

​Sugiyanto, salah seorang petani lokal asal Gelanglor, mengungkapkan bahwa kondisi tanaman dan hasil panenan padi musim ini memang terbilang memuaskan dibandingkan periode sebelumnya.

​Berkah tersebut makin lengkap dengan tingginya angka permintaan di lapangan.

Saat ini, gabah panen yang langsung dibeli oleh pedagang di area persawahan menyentuh angka Rp 810.000 per kuintal, Minggu (30/8/2026).

Harga ini dinilai cukup tinggi dan sangat menguntungkan para petani setempat.

​Gunakan Mesin Combine Harvester, Biaya Dos Berfluktuasi

​Untuk mempercepat proses pemanenan di areal sawah yang cukup luas, para petani di Desa Gelanglor mengandalkan jasa mesin pemanen otomatis (combine harvester) atau yang akrab disapa mesin dos.

Sugiyanto menceritakan bahwa skema tarif sewa mesin dos ini cukup fleksibel tergantung ketersediaan unit di lapangan.

​”Untuk biaya mesin dos saat ini dipatok Rp 300 ribu per kotak. Tapi harganya memang kadang berubah melihat kondisi. Kalau unit mesinnya sedang minim atau langka, tarifnya bisa naik jadi Rp 350 ribu per kotak. Nanti kalau armada mesinnya sudah banyak dan longgar, harganya turun lagi ke Rp 300 ribu,” ujar Sugiyanto.

​Dengan kombinasi hasil panen yang melimpah, biaya operasional alat yang terjangkau, serta harga jual gabah yang kuat di angka Rp 810 ribu, para petani di Sukorejo berharap kondisi pasar yang positif ini terus bertahan hingga musim panen mendatang. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here