KOTA, Media Ponorogo – SMAN 1 Ponorogo kembali menorehkan tinta emas dalam catatan prestasinya.
Salah satu putra terbaiknya, Azola Zamawi Arroyan, siswa kelas XI-12, berhasil menuntaskan tugas negara sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Jawa Timur pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 lalu.
Keberhasilan Azola menjalankan tugas dengan presisi dan penuh disiplin di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, menjadi bukti nyata kualitas pembinaan karakter di SMAN 1 Ponorogo.
Prestasi ini sekaligus menjadi cerminan keberhasilan visi kepemimpinan Kepala SMAN 1 Ponorogo, Supardi, S.Pd, M.Pd., yang terus mendorong siswa-siswinya untuk berani berprestasi dan mengharumkan nama almamater di kancah provinsi hingga nasional.
Wujud Nyata Pendidikan Berkarakter
Terpilihnya Azola dalam Paskibraka Provinsi Jatim merupakan hasil dari proses seleksi ketat dan pelatihan intensif yang membentuk kedisiplinan serta soliditas tim.
Hal ini sejalan dengan pesan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat memimpin Malam Apresiasi dan Pembubaran Paskibraka Jatim pada Senin (18/8/2026).
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pengalaman menjadi Paskibraka merupakan fondasi penting bagi generasi muda untuk tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan memiliki semangat pengabdian.
Ia berpesan agar para anggota Paskibraka tetap membawa nilai-nilai perjuangan tersebut ke lingkungan sekolah dan masyarakat.
”Rasa cinta tanah air yang kalian tunjukkan ketika mengibarkan Sang Merah Putih, harus terus dihidupkan melalui karya, prestasi, dan tindakan nyata,” ujar Gubernur Khofifah dalam sambutannya.
Kepemimpinan Supardi: Melahirkan Pemimpin Masa Depan
Bagi keluarga besar SMAN 1 Ponorogo, keberhasilan Azola adalah motivasi bagi seluruh siswa lainnya.
Di bawah nakhoda Supardi, S.Pd, M.Pd., sekolah yang dikenal dengan semangat “Semangat Ganesha” ini terus bertransformasi menjadi kawah candradimuka bagi calon-calon pemimpin masa depan.
Supardi senantiasa menekankan bahwa sekolah bukan sekadar tempat menimba ilmu akademik, tetapi juga ruang untuk mengasah karakter, kepemimpinan, dan mental juara.
Keberhasilan Azola menjadi bukti bahwa siswa SMAN 1 Ponorogo mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata di level provinsi.
”Kami sangat bangga atas perjuangan Ananda Azola. Ini adalah bukti bahwa dengan kedisiplinan dan kerja keras, siswa SMAN 1 Ponorogo mampu menyejajarkan diri dengan siswa-siswi terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berjuang mengharumkan nama sekolah,”
Perjalanan Azola sebagai Paskibraka belum berakhir. Setelah menuntaskan tugas pada HUT ke-81 RI, Azola bersama 75 anggota Paskibraka lainnya masih memiliki amanah untuk kembali bertugas pada Peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2027 mendatang.
Prestasi ini sekali lagi mengukuhkan posisi SMAN 1 Ponorogo sebagai sekolah unggulan yang sukses mencetak generasi muda berkarakter, berintegritas, dan berjiwa nasionalis, selaras dengan semangat pendidikan yang digelorakan di bawah kepemimpinan Supardi, S.Pd, M.Pd.
Semangat Ganesha. (mas)









































