KOTA, Media Ponorogo – SMK Negeri 1 Ponorogo kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga pendidikan kejuruan unggulan di Bumi Reog.
Dalam prosesi Purnawiyata Siswa Kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar Sabtu (9/5/2026), sekolah ini resmi melepas 518 siswa yang dinyatakan lulus 100 persen.
Capaian ini menjadi bukti nyata konsistensi SMKN 1 Ponorogo dalam menjaga mutu pendidikan dan karakter peserta didik.
Kepala SMKN 1 Ponorogo, Joko Wilis Putro, M.Pd., menyatakan bahwa purnawiyata ini bukanlah akhir, melainkan pintu gerbang bagi para lulusan untuk menjadi “bintang” di tengah masyarakat.
Ia menekankan bahwa selama tiga tahun, para siswa telah dibekali tidak hanya dengan keterampilan teknis (hard skill), tetapi juga integritas dan karakter yang kuat.
Hal ini sebagaimana tema purnawiyata kali ini “Melalui Pendidikan Berkarakter, Mewujudkan Lulusan yang Unggul dan Berdaya Saing Global”.
“Tunjukkan bahwa alumni SMK Negeri 1 Ponorogo adalah alumni yang baik, santun, jujur, dan bermartabat. Miliki integritas tinggi serta profesionalitas di mana pun kalian berada,” tegas Joko Wilis dalam sambutannya.
Selaras dengan visi sekolah untuk mewujudkan lulusan yang unggul, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo, Maskun, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan lulusan SMKN 1 Ponorogo.
Ia membekali para wisudawan dengan strategi “BMW”—Bekerja, Melanjutkan, atau Berwirausaha.
Kesiapan ini terlihat dari sebaran kompetensi keahlian yang ada, mulai dari AK (Akuntansi), MP (Manajemen Perkantoran), BD (Bisnis Digital), DKV (Desain Komunikasi Visual) dan
RPL (Rekayasa Perangkat Lunak).
Masing-masing jurusan telah berhasil melahirkan siswa-siswa berprestasi yang siap bersaing di level nasional maupun global.
Sebagai bentuk komitmen terhadap keunggulan akademik dan non-akademik, SMKN 1 Ponorogo memberikan penghargaan kepada siswa terbaik dari setiap jurusan.
Sementara itu, Tara Khoirunnisa, mewakili rekan sejawatnya, mengungkapkan rasa bangganya menjadi bagian dari SMKN 1 Ponorogo.
Ia menyampaikan pesan haru mengenai perjalanan tiga tahun mereka di sekolah.
Mengutip tokoh bangsa, ia mengingatkan pentingnya usaha keras dan keberanian dalam bermimpi.
“Di sini kita terbentuk dan bertumbuh hingga berhasil menjadi bintang seperti sekarang. Meskipun nanti tidak lagi mengenakan almamater yang sama, semangat untuk sukses harus tetap membara,” tuturnya.
Dengan kelulusan total dari lima kompetensi keahlian ini, SMKN 1 Ponorogo terus memperkuat branding-nya sebagai sekolah yang tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga mencetak generasi pemenang yang siap menjawab tantangan masa depan. (mas)















































