Home Headline Sarapan Sego Pecel “De Banggel” Pulosari Ponorogo: Pedas Mantap, Kare Ayam Kampungnya...

Sarapan Sego Pecel “De Banggel” Pulosari Ponorogo: Pedas Mantap, Kare Ayam Kampungnya Juara!

0

JAMBON, Media Ponorogo – Jika Anda melintas di wilayah Ponorogo barat atau Kulon Kali tepatnya di Desa Pulosari, Kecamatan Jambon, ada satu titik kuliner legend yang wajib dikunjungi bagi para pemburu sarapan. Yakni Sego Pecel “De Banggel”.

Warung ini bukan sekadar tempat makan, tapi sudah menjadi destinasi kuliner legend yang kelezatannya diakui lintas generasi.

Terletak persis di timur pertigaan jembatan Menang, Jambon, warung ini menempati posisi yang unik di selatan jalan.

Makan di sini memberikan sensasi tersendiri; suara gemericik air sungai yang mengalir tepat di samping warung menambah suasana “syahdu” saat menyantap sepiring nasi pecel hangat di pagi hari.

Bagi yang ingin suasana lebih santai, tersedia gazebo di bagian belakang warung di bawah rindangnya pohon bambu untuk menikmati semilir angin pedesaan.

Apa yang membuat De Banggel berbeda dari warung pecel kebanyakan?

Menu Andalan: Kare Ayam Kampung dan Lodho Ayam dengan kuah santan kental yang kaya rempah.

Perpaduan bumbu pecel yang pedas mantap dengan gurihnya kuah kare ayam inilah yang sering disebut pengunjung sebagai kombinasi “mak nyus”.

Variasi lauknya yang melimpah. Di sini, pengunjung bebas memilih pendamping nasi pecel sesuai selera:

Gorengan Autentik: Tempe goreng, tahu, hingga pia-pia (bakwan) yang digoreng garing.

Lauk Desa: Iwak kali (ikan sungai) yang gurih dan rempeyek yang renyah.

Bagi pecinta tantangan, sambal pecel De Banggel dikenal memiliki level pedas yang lebih terasa dibanding pecel Ponorogo pada umumnya.

Namun, rasa pedas itulah yang justru membuat ketagihan. Layanan di sini juga terkenal sangat cepat, cocok bagi Anda yang mengejar waktu sebelum memulai aktivitas.

Sebagai penutup, jangan lupa memesan kopinya. Kopi di sini disajikan sangat kental, sangat pas disruput pelan-pelan untuk menetralkan rasa pedas di lidah.

Warung legendaris ini sudah mulai melayani pelanggan sejak dini hari. Biasanya, jam 10 pagi pun stok lauk masih tersedia, namun sebaiknya datang lebih awal agar pilihan lauk masih lengkap.

Satu hal penting yang perlu diingat: Warung De Banggel libur setiap hari Senin.

Jadi, bagi Anda yang ingin merasakan sensasi sarapan pecel legendaris dengan harga kerakyatan dan suasana pinggir sungai dan rindangnya pohon bambu yang tenang, De Banggel Pulosari adalah jawabannya. Wes, ndang dijajal dewe, bolo! (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here