Home Headline Open House di Pringgitan, Bunda Lisdyarita: Monggo Sampaikan Unek-unek Terkait Ponorogo

Open House di Pringgitan, Bunda Lisdyarita: Monggo Sampaikan Unek-unek Terkait Ponorogo

0

KOTA, Media Ponorogo – Melengkapi momen kemenangan Idul Fitri 1447 H, Plt Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita S.H., atau yang akrab disapa Bunda Lis resmi membuka pintu Rumah Dinas Pringgitan untuk masyarakat umum.

Acara silaturahmi ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada Minggu dan Senin, 22-23 Maret 2026.

Berbeda dengan protokoler formal biasanya, Bunda Rita menegaskan bahwa kegiatan ini dikemas dengan suasana santai dan hangat.

Selain menjadi ajang saling memaafkan, masyarakat juga dipersilakan untuk berdialog langsung mengenai berbagai aspirasi daerah.

“Kalau ada unek-unek terkait Ponorogo, monggo disampaikan,” ujar Bunda Rita saat memberikan keterangan terkait kesiapan acara tersebut.

Jadwal Sesi dan Mekanisme Kunjungan

Untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban para tamu, Pemerintah Kabupaten Ponorogo membagi waktu kunjungan ke dalam tiga sesi setiap harinya:

Sesi I: Pukul 08.30 – 11.00 WIB.

Sesi II: Pukul 13.30 – 16.00 WIB.

Sesi III: Pukul 19.00 – 21.00 WIB.

Dalam rekaman persiapannya, Bunda Rita sempat berseloroh mengenai pengaturan waktu ini guna memberikan ruang istirahat bagi tim panitia yang bertugas dari pagi hingga malam hari.

Tradisi Lokal dan Jamuan Rakyat

Pemilihan hari kedua Lebaran (2 Syawal) sebagai dimulainya open house memiliki alasan tersendiri.

Bunda Rita ingin memberikan kesempatan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepala dinas untuk fokus beribadah dan melakukan tradisi sungkem kepada orang tua masing-masing di hari pertama.

Sebagai pelengkap kebersamaan, berbagai hidangan ringan dan sesi “ngopi bareng” telah disiapkan bagi warga yang hadir di Pringgitan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan jarak antara pemimpin dan rakyat semakin tipis, selaras dengan semangat Idul Fitri yang membawa pesan kerukunan dan keterbukaan.

“Kami siapkan jajanan dan ngopi bareng biar suasana semarak,” pungkasnya. (ist/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here