Home Headline Ribuan Warga Muhammadiyah Ponorogo Sholat Ied di Stadion Batoro Katong, Kemenangan Sejati:...

Ribuan Warga Muhammadiyah Ponorogo Sholat Ied di Stadion Batoro Katong, Kemenangan Sejati: Ketika Kita Mewariskan Iman Kepada Generasi

0

KOTA, Media Ponorogo – Ribuan warga Muhammadiyah tumpah ruah memadati Stadion Batoro Katong, Jumat pagi (20/3/2026).

Mereka hadir untuk menunaikan ibadah Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo.

Pantauan di lokasi, saf-saf jamaah yang didominasi pakaian putih tampak rapi membentang di atas rumput hijau stadion.

Sejak pukul 05.30 WIB, arus kedatangan warga tak bendung, menciptakan pemandangan layaknya lautan putih di tengah stadion kebanggaan warga Ponorogo tersebut.

Bertindak sebagai imam adalah Ketua Majelis Tabligh PDM Ponorogo, Ust. Drs. Sahroini M.Pd.I.

Sementara itu, Direktur MBS Trenggalek, Ust. Anang Wahid Cahyono, Lc., M.Hi., hadir sebagai khotib dengan pesan khutbah yang begitu “menyentil” kesadaran orang tua di era digital.

Dalam khutbahnya yang bertajuk “Kemenangan Sejati: Ketika Kita Mewariskan Iman Kepada Generasi”, Ust. Anang mengajak jamaah melakukan otokritik terhadap pemaknaan Idul Fitri yang selama ini sering terjebak pada simbolisme materialistik.

“Kemenangan sejati bukan terletak pada baju baru atau jabat tangan formalitas. Kemenangan itu ada pada keberhasilan kita menanamkan tauhid yang kokoh kepada anak-anak kita, agar mereka tidak menjadi generasi yang lemah (dzurriyyatan dhi’afan),” tegas Ust. Anang dalam orasinya yang bernas.

Beliau menekankan empat pilar utama agar generasi mendatang tidak rapuh: penguatan akidah, konsistensi ibadah (terutama shalat), penguasaan ilmu pengetahuan, dan kemandirian ekonomi. Pesan ini sejalan dengan nafas tajdid Muhammadiyah yang selalu menekankan pentingnya pendidikan sebagai jalan dakwah.

Khotib juga mengutip wasiat Luqman Al-Hakim dan pesan Ali bin Abi Thalib agar orang tua mendidik anak sesuai dengan zamannya, namun tetap berlandaskan pondasi tauhid yang kokoh.

Pesan ini terasa sangat relevan mengingat tantangan zaman yang semakin kompleks bagi generasi muda.

Cuaca pagi yang cerah dengan sedikit sapuan awan tipis seolah mendukung jalannya prosesi ibadah.

Usai rangkaian khutbah, pemandangan hangat tersaji saat para jamaah ada yang saling berjabat tangan di tengah lapangan.

Meski dipadati ribuan orang, pelaksanaan Shalat Id berlangsung tertib di bawah pengawalan ketat Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Ponorogo.

“Momentum ini bukan sekadar ritual setahun sekali, tapi pengingat bagi kami sebagai orang tua untuk lebih serius membimbing anak-anak,” ujar Dewi, salah satu jamaah yang hadir bersama keluarga besarnya.

Tuntasnya Shalat Id di Stadion Batoro Katong ini menandai dimulainya perayaan Idul Fitri dengan semangat rekonsiliasi dan penguatan ketahanan keluarga bagi warga Muhammadiyah di Ponorogo. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here