Home Headline Tragedi Plosojenar: Gegana Polda Jatim Temukan 5 Kg Bahan Low Explosive Pemicu...

Tragedi Plosojenar: Gegana Polda Jatim Temukan 5 Kg Bahan Low Explosive Pemicu Ledakan

0

KAUMAN, Media Ponorogo – Tim Gegana ‘Walet Hitam’ Satbrimob Polda Jawa Timur terjun langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca ledakan mercon dahsyat yang menghancurkan rumah milik Minten di Jalan Boh Gede, Dukuh Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.

Selama kurang lebih dua jam, tim ahli melakukan penyisiran menyeluruh mulai dari titik pusat ledakan hingga ke area belakang rumah.

Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada lagi sisa bahan peledak berbahaya yang tertinggal di lokasi kejadian.

Komandan Detasemen (Danden) Gegana Satbrimob Polda Jatim, Dian Vicky Sandhi, mengonfirmasi bahwa ledakan tersebut dipicu oleh bahan peledak (handak) rakitan jenis low explosive atau black powder.

“Terdapat unsur belerang, kemudian ada potas atau booster kelengkeng. Jenis yang dibuat dipastikan low explosive atau black powder. Itu yang kami temukan,” ujar Dian Vicky Sandhi saat memberikan keterangan di lokasi, Senin (2/3/2026).

Berdasarkan temuan di lapangan, tim investigasi memperkirakan berat bahan peledak racikan tersebut mencapai 5 kilogram.

Hal ini diperkuat dengan bukti-bukti berikut:

Kedalaman Kawah: Ditemukan lubang bekas ledakan dengan kedalaman mencapai 5 sentimeter.

Temuan Material: Petugas telah mengamankan barang bukti berupa selongsong petasan dan sisa booster kelengkeng.

Pemicu Ledakan: Ledakan diduga terjadi akibat adanya percikan api yang menyambar bahan peledak, namun sumber api tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut bersama tim Labfor.

Dampak Tragis Peristiwa
Insiden memilukan ini memakan korban jiwa dan luka-luka di antaranya:

R Kurnia Putra (16): Pelajar kelas 3 SMP yang merupakan putra pemilik rumah, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian (TKP).

Ahmad Fatoni: Warga Desa Morosari yang mengalami luka bakar serius hingga 80%.

Hindar Agusta: Warga Desa Plosojenar yang mengalami luka bakar sebesar 16%.

Pihak kepolisian menyayangkan mudahnya akses masyarakat dalam mendapatkan bahan-bahan peledak tersebut dan menghimbau warga untuk tidak lagi merakit mercon karena risikonya yang sangat fatal. (mas/mny)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here