KOTA, Media Ponorogo – SMK Negeri 1 Ponorogo kembali mengukuhkan posisinya sebagai vokasi Bismen yang unggul di Kabupaten Ponorogo.
Dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dikmen Tingkat Kabupaten tahun 2026, sekolah yang dinakhodai Joko Wilis Putro, M.Pd ini berhasil menempatkan siswa terbaiknya di jajaran podium juara.
Keberhasilan ini mencakup berbagai bidang keahlian strategis.
Yakni, Juara 1 Bidang Accounting: Diraih oleh Revaliana Alya Agustina (XII AK 5) dengan guru pembimbing Siti Jaenab, S.Pd, M.E.
Juara 1 Bidang Digital Marketing: Diraih oleh Utya Nurusshofa Asdina Zahra (XII BD 3 ) dibimbing oleh Lestari, S.Pd.
Juara 2 Bidang Graphic Design Technology: Diraih oleh Syah Alam Bintang Pamungkas (XII DKV 2) dibimbimg Eko Sulistyowarno, S.Sn.
Serta, Juara 3 Web Technologies oleh Ifdal Richardo (XII RPL) di bawah bimbingan Rendra Husni Thamrin, M.Kom.
Prestasi gemilang diraih oleh siswa SMKN 1 Ponorogo yang berhasil mengamankan 3 tiket menuju kompetisi tingkat Provinsi Jawa Timur.
Lestari, S.Pd., selaku Ketua Program Bisnis Digital SMKN 1 Ponorogo, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata bahwa siswa-siswi SMKN 1 Ponorogo memiliki kompetensi yang tinggi dan siap bersaing.
“Ini menjadi bukti bahwa anak-anak siap berkompetisi dan memiliki kompetensi yang mumpuni di bidangnya masing-masing,” ujarnya dalam sebuah sesi wawancara.
Meskipun persiapan tahun ini dirasa cukup mendadak dengan waktu efektif sekitar tiga minggu.
Karena adanya perubahan skema lomba di tingkat kabupaten, para siswa tetap mampu menunjukkan performa maksimal.
Persaingan tahun ini pun tergolong unik dan lebih menantang karena melibatkan partisipasi dari sekolah tingkat SMA dan MA.
Keberhasilan SMKN 1 Ponorogo dalam mempertahankan kualitasnya di tengah persaingan yang semakin luas menunjukkan efektivitas pola pembelajaran praktik yang diterapkan di sekolah tersebut.
Tidak berhenti di tingkat kabupaten, SMKN 1 Ponorogo kini langsung tancap gas mempersiapkan diri menghadapi LKS tingkat Provinsi Jawa Timur.
Fokus utama sekolah saat ini adalah pendalaman materi sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) terbaru untuk mengejar target yang optimis.
“Target kami selanjutnya adalah bisa lolos dan masuk dalam jajaran tiga besar di tingkat provinsi,” tegas Ibu Lestari.
Dukungan penuh dari seluruh civitas akademika dan kerja keras para pembimbing menjadi kunci utama SMKN 1 Ponorogo dalam mencetak lulusan yang tidak hanya ahli secara teori, tetapi juga andal dalam praktik industri.
Prestasi ini diharapkan dapat terus mengharumkan nama Ponorogo di kancah nasional. (mas)












































