BUNGKAL, Media Ponorogo – SMPN 2 Bungkal (Esneda) membuktikan eksistensinya sebagai salah satu institusi pendidikan unggulan di wilayah selatan Ponorogo.
Menandai hari jadinya yang ke-30, sekolah ini menggelar perhelatan akbar bertajuk “Prestasia Edufest Esneda 2026” yang berlangsung meriah pada 9–10 Februari 2026.
Mengusung tema “Berprestasi, Kreatif, dan Berbudaya”, ajang ini menjadi magnet bagi ratusan siswa tingkat SD/MI se-Kecamatan Bungkal dan sekitarnya, termasuk dari wilayah Slahung.
Sebanyak 28 lembaga pendidikan dasar turut serta mengirimkan delegasi terbaik mereka untuk berkompetisi dalam berbagai kategori lomba.
Wadahi Bakat Seni hingga Akademik
Kepala SMPN 2 Bungkal Ahmad Muhkam Tanzil, M.Pd menjelaskan bahwa pemilihan jenis lomba dilakukan secara strategis.
Selain mengacu pada standar Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) untuk kategori Solo Vocal dan Macapat, sekolah ini juga menaruh perhatian besar pada aspek religius dan akademik.
“Lomba MTQ kami gelar untuk memupuk jiwa islami, sementara untuk sisi akademik kami menghadirkan Smart Kids Challenge,” ungkapnya.
Menariknya, Smart Kids Challenge tahun ini difokuskan pada simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Hal ini bertujuan sebagai latihan awal bagi para siswa SD sebelum menghadapi ujian sesungguhnya di bulan-bulan mendatang.
Sekolah Pilihan Berstandar Internasional (PISA)
Branding SMPN 2 Bungkal sebagai sekolah bermutu bukan sekadar isapan jempol.
Pada tahun 2025, sekolah ini terpilih sebagai salah satu lokasi sampling penilaian PISA (Programme for International Student Assessment).
Sebagai informasi, PISA adalah tolok ukur mutu pendidikan tingkat internasional yang dikelola oleh lembaga di Paris, Prancis.
“Penentuan sampling ini dilakukan langsung oleh pusat di Prancis. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami karena menjadi representasi kualitas pendidikan SMP di tingkat dunia,” tambahnya.
Selain prestasi lembaga, siswa Esneda juga kerap mendominasi kejuaraan di tingkat kabupaten, khususnya pada cabang olahraga Pencak Silat dan seni MTQ.
Kuatkan Karakter melalui Pembiasaan Keagamaan
Meski berstatus sebagai sekolah umum, SMPN 2 Bungkal memiliki atmosfer religi yang kental.
Setiap pagi, sebelum jam pelajaran dimulai, seluruh siswa wajib mengikuti rutinitas salat dhuha berjamaah, hafalan surat pendek, serta pembacaan Asmaul Husna.
Pihak sekolah juga memfasilitasi berbagai ekstrakurikuler untuk mengembangkan potensi siswa, mulai dari seni tari, jathilan (reog), drumband, hingga ekstrakurikuler keagamaan seperti seni hadrah (habsyi) dan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ).
Bagi para pemenang lomba dalam Edufest 2026, sekolah telah menyiapkan piala, uang pembinaan, hingga piagam penghargaan.
Tak hanya itu, bagi peraih juara yang memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di SMPN 2 Bungkal, sekolah menjanjikan berbagai fasilitas khusus sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka.
“Target kami ke depan adalah meningkatkan capaian yang sudah ada secara signifikan, demi mengantarkan anak didik kami menuju gerbang kesuksesan,” pungkasnya di sela-sela kemeriahan acara yang puncaknya diwarnai berbagai atraksi seni dari siswa-siswi Esneda. (mas)









































